PPP Harap Pendidikan Jarak Jauh Tak Timbulkan Masalah Baru

  • Whatsapp
Illiza Sa’aduddin Djamal
Illiza Sa’aduddin Djamal.

Inisiatifnews.com Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PPP, Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan pendapatnya terkait dengan wacana yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim tentang pendidikan jarak jauh yang akan dipermanenkan.

Menurutnya, di masa pademik Covid-19 seperti saat ini, pendidikan jarak jauh memang sebuah keharusan untuk merespon kondisi yang sedang terjadi. Namun untuk mempermanenkannya di masa pasca Covid-19 perlu mendapatkan banyak pertimbangan, karena pendidikan bukan hanya sekedar transfer pengetahuan saja, namun juga mendidik perilaku dan membentuk karakter siswa yang di banyak aspek masih membutuhkan sentuhan guru dan suasana sekolah.

Bacaan Lainnya

“Penerapan pendidikan jarak jauh masih dimungkinkan bahkan mungkin perlu walaupun pada mata pelajaran tertentu. Karena dapat dijadikan alternatif bagi sekolah dan siswa dalam rangka memanfaatkan teknologi yang makin berkembang,” kata Illiza dalam siaran persnya yang diterima Inisiatifnews.com, Rabu (8/7/2020).

Hanya saja, anggota dewan dari Dapil Nanggroe Aceh Darussalam itu menilai, bahwa pendidikan jarak jauh tersebut tidak bisa diterapkan sepanjang waktu. Hal ini karena masih adanya sekolah yang belum siap secara teknologi, sehingga kegiatan belajar mengajar jarak jauh tersebut dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah baru di sektor pendidikan di tanah air.

“Jangan sampai pembelajaran jarak jauh ini justru menimbulkan masalah baru dalam dunia pendidikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Anggota Badan Legislasi DPR RI itu menilai, dengan akan diterapkannya pembelajaran jarak jauh walaupun hanya terbatas di masa new normal saja, perlu dimplementasi di perguruan tinggi terlebih dahulu. Hal ini karena secara sumber daya manusia (SDM) peserta didik lebih siap.

“Sementara untuk SD hingga SMA dan sederajat perlu pertimbangan lebih banyak lagi sebelum mengimplementasikannya,” imbuh Illiza.

Namun demikian, ia pun mengatakan bahwa DPR RI khususnya Komisi X akan tetap memberikan dukungan yang penuh terhadap upaya untuk memajukan pendidikan di Indonesia, apalagi di tengah terhimpitnya situasi akibat COVID-19.

“Pada dasarnya Komisi X mendukung semua terobosan yang dilakukan oleh Kemendikbud, terlebih dalam rangka pemanfaatan teknologi,” tegasnya.

“Namun semua terobosan itu harus dipertimbangkan dengan memperhatikan kesiapan peserta didik serta tujuan pendidikan itu sendiri,” tutupnya. [JIB]


Pos terkait