Sikapi Polemik Bangsa, PA 212 Pengen Utamakan Dialog Dibanding Demo

  • Whatsapp
Haikal Hassan
Haikal Hassan

Inisiatifnews.comJuru bicara DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Haikal Hassan menyatakan bahwa pihaknya akan terus kritis dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa dan negara. Salah satunya adalah pro dan kontra terhadap RUU HIP yang akhirnya diubah menjadi RUU PIP.

Terkait dengan polemik itu, Haikal Hassan berjanji akan segera mempelajarinya ketika pihaknya berhasil mendapatkan draf RUU yang diklaim akan menjadi penguat dari ruang gerak Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) nantinya.

Bacaan Lainnya

“Saya harus pelajari lagi dengan detail poin-poinnya seperti apa. Waktu itu saya dapat (draf) RUU HIP sehingga saya menginisiasi dengan teman-teman, ini (RUU HIP) nggak boleh begini. Nah yang PIP kami belum dapat,” kata Haikal Hassan saat ditemui di tengah-tengah Munas II PA 212 di Masjid Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2020).

Dan ketika sudah dapat nanti, Haikal Hassan berharap agar DPR juga bersedia mengajak seluruh stakeholder bangsa untuk berdialog dan ditampung aspirasi dan partisipasinya.

“Entar kalau kami dapat (draf RUU PIP), kami akan kontak DPR, ajak-ajak kita dong (dalam pembahasan). Kita kan rakyat, kita kan mewakili umat yang cukup signifikan lah, masak nggak diajak,” ujarnya.

Namun terkait dengan berbagai sikap protes dan kritikan yang akan dilayangkan ke pemerintah, Haikal Hassan menyatakan bahwa harapan besarnya adalah terciptanya dialog yang baik, bukan malah menggelar aksi unjuk rasa.

“Kita maunya ini semuanya damai. PA 212 menghendaki persatuan dan kesatuan dan dialog. Demo itu adalah pilihan terakhir. Catat dengan baik dan itu kalimat dari semua para pembina kami,” jelasnya

“Nomor satu kita kedepankan adalah musyawarah,” imbuhnya. []

Pos terkait