Dari Pada Bicara Capres yang Terlalu Pagi, Mending Bantu Pemerintah Tanggulangi COVID1-9

  • Whatsapp
Arief Poyuono
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono.

Inisiatifnews.com Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono menyindir pihak-pihak yang sudah merilis survei Capres dan Cawapres 2024. Menurutnya, pembahasan tersebut masih terlalu prematur untuk diangkat saat ini.

“Ribut-ribut survei Capres 2024. Belum waktunya, masih pagi (terlalu dini -red),” kata Arief, Sabtu (25/7/2020).

Bacaan Lainnya

Dari pada sibuk membahas hal yang sebenarnya belum penting, Arief lebih memilih untuk mengajak kepada semua bangsa Indonesia untuk bekerjasama dengan pemerintah dan saling mendukung dalam rangka penanggulangan bencana non alam, yakni pandemi COVID-19.

“Harusnya kita itu membantu pemerintahannya Pak Jokowi bagaimana menanggulangi virus korona, jangan sampai pandemi ini menjadi bencana bagi masyarakat,” ujarnya.

Apalagi pandemi ini juga sudah sangat menghantam hampir di seluruh sektor kehidupan masyarakat, khususnya perekonomian. Ditambah lagi kata Poyuono, Indonesia tengah mengalami ancaman krisis ekonomi yakni resesi.

“Dampak daripada pandemi Covid-19 tersebut yaitu dampak perekonomian, bagaimana supaya perekonomian itu bisa tumbuh dan ancaman resesi tidak terjadi di Indonesia,” terangnya.

Disebut Arief Poyuono, percuma saat ini menyebut nama-nama Capres 2024 karena terlalu dini. Bahkan siapapun nama-nama yang disebut saat ini masuk dalam jaringan persepsi Capres 2024 tidak bisa dijadikan jaminan apapun. Karena persoalan politik elektoral 2024 semuanya tergantung pada saat ini apakah semuanya bisa berhasil membawa Indonesia lepas dari pandemi COVID-19 atau tidak.

“Ini kok ribut-ribut copras-capres. Udahlah, disurvei-survei itu nggak bakalan jadi Presiden, semua tergantung hari ini rakyat menilainya,” tuturnya.

Maka dari itu, ia menekankan bahwa kerjasama yang baik antar rakyat dan pemerintah serta semua stakeholder dalam menangani COVID-19 adalah kunci dan harus menjadi fokus bersama untuk saat ini.

“Mari sama-sama bantu membantu kebijakan-kebijakan Pak Jokowi yang tiap harinya sarapan kertas dan data. Mari kita sama-sama bersatupadu daripada saling nyinyir, daripada saling mengejek,” tandasnya.

Karena persoalan covid ini bukan persoalan pemerintah harus menanggulangi, tapi juga kita semua harus bisa membantunya,” tutup Arief. [NOE]

Pos terkait