Begini Cara Mahfud MD Redam Ego Sektoral di Pemerintah

  • Whatsapp
dahlan iskan dan mahfud md
Acara podcast Dahlan Iskan bersama Mahfud MD.

Inisiatifnews.com – Menko Polhukam, Mahfud MD mengakui bahwa di dalam lingkungan pemerintahan pula pasti ada yang namanya ego sektoral. Tidak hanya lintas Kemenko semata, bahkan di dalam instansi kementerian pun terkadang hal semacam itu terjadi baik di level antar direktorat maupun level lainnya.

“Ego sektoral itu ada di kementerian juga. Bukan antar kementerian ke kementerian, tapi di kementerian, antar dirjen antar deputi merasa punya (kebijakan) sendiri-sendiri,” kata Mahfud MD dalam acara podcast Dahlan Iskan di DI’s Way.

Bacaan Lainnya

Namun untuk menciptakan etos kerja yang baik, ia menyampaikan bahwa ada trik yang dilakukan bagaimana agar ego sektoral itu bisa dituntaskan. Salah satunya adalah dengan meminta direktorat di dalam kementerian itu rapat sendiri, kemudian apapun kendala dan hasilnya agar disampaikan kepada pihaknya sebagai Menteri Koordinator.

“Saya sering ajak rapat. Ketika saya mendisposisi (misal) diputi 1, 4, dan 6 harap rapat, jadi enggak sendiri-sendiri lagi, nanti (hasilnya) menghadap saya (laporan -red),” jelasnya.

Dengan cara seperti itu, maka masing-masing pihak yang masih bersitegang dengan ego sektoral mereka itu akan selesai dengan ditemukannya jalan kebersamaan. Karena tujuannya bagaimana agar kinerja mereka benar dan baik sesuai dengan alur yang diinginkan oleh Presiden sebagai pucuk pimpinan pemerintahan eksekutif.

Lalu bagaimana jika problem sektoral itu terjadi antar lintas lembaga, misalnya dengan institusi Kepolisian maupun Militer. Caranya adalah dengan pendekatan persuasif.

Mahfud MD tak jarang juga melakukan komunikasi dan pendekatan personal dengan Kapolri untuk menyelesaikan persoalan yang sudah sifatnya genting dan mendesak.

“Kalau sifatnya yang sudah agak panas begitu, lebih baik saya satu persatu saja koordinasinya dan tidak (perlu) dibawa ke rapat,” terangnya.

Berbeda jika situasinya karena sifatnya umum, misalkan ada araha khusus dari Presiden, maka koordinasi dilakukan secara umum dan secara bersamaan saja.

Dan bagaimana Mahfud MD mengatasi persoalan ego sektoral antara Kemenko. Mahfud juga melakukan pola yang cukup sama dengan yang dilakukan terhadap masing-masing lembaga. Mantan Menteri Pertahanan itu lebih suka mengalah untuk menurunkan ego sektoral lawan bicaranya sehingga komunikasi bisa dilakukan secara cair dan baik.

“(Menggunakan) kemampuan untuk mengalah, merendah dalam arti (memuji). Mereka juga seneng juga diajak (bicara) seperti itu,” jelasnya.

Dan yang paling penting bagi Mahfud, ketika ada persoalan, ia tak ingin melakukan upaya konfrontrasi antar institusi. Ia lebih suka menggunakan cara pendekatan persuasif agar ego sektoral yang ada tidak malah menimbulkan persoalan baru dan membuat benang semakin kusut.

Lebih lanjut, Mahfud juga menjelaskan bahwa koordinasi yang baik tersebut juga untuk meminimalisir adanya kebijakan yang saling berseberangan antar Kementerian. Bahkan hak veto yang menjadi fasilitas dari Presiden pun belum sampai digunakan, karena untuk menjaga komunukasi dan kinerja antar lembaga tetap baik dan berjalan on the track.

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait