Ini Alasan Aliansi Cinta Polisi Ingin Kapolri Dekat Umat Islam dan Humanis

  • Whatsapp
IMG 20200811 WA0010
Aksi unjuk rasa Aliansi Cinta Polisi di Taman Aspirasi Jakarta pada hari Senin 10 Agustus 2020.

Inisiatifnews.com – Sejumlah massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Cinta Polisi menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara. Dalam aksinya, mereka mendesak kepada Presiden Joko Widodo agar memilih perwira polisi yang dekat dengan umat Islam sebagai Kapolri.

“Sangat dibutuhkan calon Kapolri yang menjadi sosok perekat kembali hubungan antara Polri dan umat Islam,” kata koordinator Aliansi Cinta Polisi, Yusuf Arya kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Bacaan Lainnya

Apalagi jika mengingat Indonesia memiliki sejarah yang sangat dekat dengan umat Islam. Di mana dalam memperjuangkan kemerdekaan dahulu, mayoritas umat Islam ikut berjuang.

“Bulan Agustus adalah bulan bersejarah bagi Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, desakan untuk memilih Kapolri yang dekat dengan Umat Islam ini disampaikan Yusuf karena beberapa tahun terakhir, institusi penegak hukum tersebut memiliki citra kurang baik dengan kelompok agamis, khususnya umat Islam.

“Dalam beberapa tahun silam muncul kerenggangan antara umat Islam dengan aparat penegak hukum,” jelasnya.

Kerenggangan ini kata Yusuf, Polri sering direpresentasikan sebagai institusi penggebuk rakyat kecil dan musuh umat Islam.

Terlebih lagi, Polri juga digambarkan beberapa kalangan sering melakukan tindakan represif kepada kelompok yang kritis terhadap pemerintah.

Oleh karena itu, pekerjaan rumah yang besar untuk mengembalikan citra positif tersebut harus dimulai dengan pemilihan perwira tinggi Polri yang duduk di pucuk kepemimpinan korps Bhayangkara itu.

“Kita menginginkan Kapolri yang humanis terhadap semua umat beragama di bangsa ini,” tutupnya. [REL]

Pos terkait