DPRD: Warga Butuh Internet untuk Sekolah Ketimbang Nonton Film di Bioskop

  • Whatsapp
20200810 152731
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani (Istimewa)

Inisiatifnews.com – Jumlah kasus harian pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta kian meningkat selama Agustus 2020 ini. Rata-rata kasus hariannya, di atas angka 500.

Angka positivy rate Ibu Kota juga meningkat hingga 10 persen. Keterisian ruang dan ICU di Rumah Sakit rujukan Covid-19 juga semakin tinggi.

Bacaan Lainnya

Karenanya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani heran mengapa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membolehkan bioskop beroperasi dalam waktu dekat. Diingatkannya, risiko penularan di gedung tertutup sangat tinggi.

“Saya yakin, tim Satgas Covid-19 paham bahwa ruangan tertutup seperti bioskop sangat rawan sekali dengan risiko penularan virus corona. Banyak ahli epidemiologi mengungkapkan hal yang sama, ventilasi dan sirkulasi udara berperan dalam penularan,” kata Zita dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8).

Polisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyatakan, riset ilmuwan Inggris mengindikasikan virus Corona bisa hidup lebih lama dalam kondisi yang dingin, dan mudah menyebar. Bertahan lebih lama di atas permukaan benda mati, menempel dibaju, jaket, ataupun topi, dan akan terhirup ketika kita melepas masker untuk aktivitas lain.

Zita menambahkan, banyak hal yang lebih penting dari sekedar membuka bioskop, misalnya soal pengadaan Wi Fi gratis di RT dan kelurahan yang sangat membantu siswa dalam proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Saya masih bingung kenapa bioskop yang dibuka? Ribuan orang yang saya temui, tidak ada satupun yang mengeluh ingin nonton Box Office. Maunya pendidikan yang setara dan berkualitas. Setara yang bisa diakses semua kalangan. Pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi, itu yang keluar dari mulut warga,” tandasnya.

“Saya pikir kalau bioskop mau dibuka, tolong dipertimbangkan baik-baik dampaknya. Saya sudah kehilangan keluarga, kawan di DPRD karena Covid-19, Pak Gubernur pun sama,” ingatnya.

Zita mengingatkan, sudah banya anak-anak yang tak bisa ke sekolah hampir 6 bulan. Semua menahan diri. Sulit belajar karena tidak punya akses.

“Kami dari PAN sudah berjuang untuk fasilitasi anak biar bisa belajar, terutama di DKI. Harusnya Pak Gubernur sebagai orang pendidikan paham betul itu. Rakyat minta sekolah, bukan bioskop, itu realitanya, kalau tidak percaya silahkan lakukan survey. Warga DKI lebih ingin pendidikan merata berkualitas atau nonton Box Office?” tanya Zita memungkasi.

Pos terkait