PA 212 Ogah Dukung KAMI Jika Tujuannya Cari Jabatan

  • Whatsapp
Novel Bamukmin
Juru bicara PA212, Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin.

Inisiatifnews.com – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Ustadz Habib Novel Chaidar Hasan Bamukmin mengingatkan kepada Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) agar tetap menjaga marwah di mata umat dan rakyat Indonesia.

Ia tak ingin agar KAMI justru malah dijadikan kendaraan politik praktis segelintir orang untuk mencari kekuasaan dan jabatan tertentu.

Bacaan Lainnya

“Jangan sampai KAMI dipergunakan oleh orang-orang tertentu untuk mengambil kepentingan pribadi atau ambisi jabatan,” kata Novel kepada wartawan, Sabtu (29/8/2020).

Kemudian, tokoh muslim yang juga sebagai Wakil Ketua Dewan Muzakarah Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) DKI Jakarta itu meminta agar KAMI tetap patuh pada komando ulama, yakni Habib Muhammad Rizieq bin Shihab. Apalagi dalam narasinya, KAMI selalu menyampaikan bahwa gerakan mereka adalah murni gerakan politik moral, bukan gerakan politik praktis.

“Tentunya tujuan KAMI harus jelas dengan memperhatikan seruan ulama dan umat karena kan KAMI gerakan moral sebagai kontrol pemerintah saat ini,” ujarnya.

Di sisi lain, Novel juga berharap agar para simpatisan KAMI tetap memperhatikan ruang gerak para petinggi di gerakan yang diproduksi oleh Din Syamsuddin itu. Apalagi jika dilihat dari track record yang ada, beberapa tokoh deklarator KAMI adalah mereka yang sempat mencari kekuasaan dan jabatan.

“Karena memang beberapa tokoh yang deklarasi kami pernah berambisi mengejar jabatan, baik yang ambisi dengan jabatan capres maupun cawapres mendampingi Jokowi dan juga para mantan caleg di KAMI yang saya melihat tidak mengikuti komando ulama 212 ketika itu,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa PA 212 akan mendukung gerakan KAMI jika tetap patuh pada komando Ulama. Jika tidak, maka mereka akan membatasi diri dengan gerakan yang dimotori oleh Ahmad Yani, Rocky Gerung, Refly Harun, Said Didu, Gatot Nurmantyo dan lain-lain itu.

“Jadi KAMI sudah sepatutnya sejalan dengan PA 212 dan saling mendukung. Karena tanpa alumni 212, KAMI bukan apa-apa,” tegasnya. [REL]

Pos terkait