KORONA Watch Desak Kasus Djoko Tjandra Dituntaskan Hingga Jaksa Agung

  • Whatsapp
gedung kejaksaan agung
Gedung Kejaksaan Agung RI usai dilalap si jago merah pada Sabtu (22/8) malam.

Inisiatifnews.com – Kasus pelanggaran hukum yang menyeret tersangka Djoko Soegiarto Tjandra hingga kini masih belum tuntas. Apalagi pasca gedung Kejaksaan Agung RI terbakar hebat, berbagai asumsi bermunculan bahwa kasus tersangka pengalihan hak tagih (cassie) Bank Bali hingga menjadi buronan selama 10 tahun itu tidak berdiri sendiri.

Memandang hal itu, Ketua Korupsi Nasional Watch (KORONA Watch), Fadli Rumakefing mendesak agar kasus Djoko Tjandra yang mengaitkan Jaksa Pinangki Sirna Kumalasari dibongkar total.

Bacaan Lainnya

“Besar dugaan kami, Jaksa Agung mengetahui semua hal ikhwal yang terjadi dalam kasus korupsi Djoko Tjandra,” kata Fadli dalam keterangannya kepada Inisiatifnews.com, Jumat (4/9/2020).

Fadli mengatakan, bahwa berdasarkan hasil berbagai keterangan atau pengakuan Jaksa Pinangki, setiap kali ada pertemuan yang dilakukannya dengan Djoko Tjandra di Malaysia, maka hal itu akan dilaporkan kepada pimpinannya dan Kejaksaan Agung.

“Keterangan ini memberikan pesan bahwa ada pejabat petinggi Kejaksaan Agung yang juga tahu persis dan terlibat dalam kasus korupsi Djoko Tjandra,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia pun menilai bahwa Komisi Kejaksaan sudah seharusnya bergerak dengan ikut membongkar skandal kasus dugaan pelanggaran hukum berjejaring ini.

“Penting untuk Komisi Kejaksaan segera melakukan pemeriksaan terhadap Jaksa Agung dan beberapa pertinggi lainnya yang disebut dalam keterangan yang disampaikan oleh Jaksa Pinangki,” ujarnya.

Di sisi lain, Fadli juga meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga bertindak cepat agar kasus yang menjadi polemik dan pertanyaan publik segera terjawab, sehingga dugaan-dugaan liar tidak semakin melebar.

“Dalam hal pengambilalihan penangan kasus ini, KPK harus bertindak cepat menangkap sinyal dari keterangan yang disampaikan oleh Jaksa Pinangki,” tandasnya.

“Kami mendorong penuh KPK untuk segera panggil dan periksa Jaksa Agung dan beberapa petinggi kejaksaan lainnya yang disebut dalam kerangan atau pengakuan Jaksa Pinangki,” tutupnya. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait