PPJNA 98 Sayangkan Muncul Narasi Penusukan Syekh Ali Jaber Ulah Pemerintah

  • Whatsapp
IMG 20200913 213640
Detik-detik pria penusuk Syekh Ali Jaber (lingkaran merah) saat merangsak ke panggung.

Inisiatifnews.com – Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 1998 (PPJNA 98) Anto Kusumayuda menyampaikan rasa prihatin atas insiden penusukan yang dialami oleh Ulama asal Madinah, Syekh Ali Jaber di Lampung, kemarin sore.

“Turut berduka dan prihatin atas kejadian penusukan Syekh Ali Jabir dalam kegiatan syiar dakwah di Lampung kemarin,” kata Anto dalam keterangan persnya yang diterima oleh Inisiatifnews.com, Senin (14/9/2020).

Bacaan Lainnya

Ia pun berdoa agar Syekh Ali Jaber segera dipulihkan dari lukanya itu.

“Semoga Pak Kiyai Syekh Ali Jabir diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian atas musibah penusukan tersebut. Aamiin,” ucapnya.

Saat dihubungi, Sekretaris Jenderal PPJNA 98, Abdul Salam Nur Ahmad malah menyayangkan mengapa muncul narasi liar di kalangan masyarakat, bahwa seolah peristiwa itu ada kaitannya dengan pemerintahan rezim Jokowi-Ma’ruf.

“Sebuah konspirasi jahat yang memancing dan bermaksud memprovokasi umat Islam agar marah pada situasi dan seolah-olah yang berbuat menciptakan tragedi penusukan Syekh Ali Jabir itu adalah bagian dari pemerintah,” kata Salam.

Apalagi, selama ini pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Maruf Amin diframing seolah anti terhadap Islam alias Islamophobia.

“Pemerintah hari ini digoreng terus oleh kekuatan-kekuatan yang hendak menggulingkan dengan isu anti Islam, anti ulama, dan dengan isu yang sadis bahwa pemerintah adalah pro komunis,” imbuhnya.

Penusukan Syekh Ali Jaber rawan ditunggangi kelompok anti Pemerintahan Jokowi-Maruf

Dengan munculnya narasi-narasi semacam itu, Salam pun menilai peristiwa penusukan Syekh Ali Jabir tersebut akan dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang anti terhadap Presiden Jokowi dan berkeinginan untuk menggulingkannya.

“Peristiwa penusukan Syekh Ali Jabir diciptakan menjadi trigger untuk mempercepat situasi kemarahan umat Islam agar mendukung upaya kelompok kekuatan yang akan menggulingkan pemerintahan Jokowi,” ujarnya.

Untuk menghadang upaya jahat itu, Salam pun meminta agar aparat kepolisian segera mengungkap fakta-fakta terkait dengan peristiwa tersebut. Termasuk mereka yang berupaya menyebarkan narasi kebencian terhadap pemerintahan yang sah dengan menggunakan peristiwa pilu di Lampung kemarin sore itu.

“Aparat Kepolisian harus mengusut tuntas otak di balik aksi penusukan terhadap Syekh Ali Jabir, tangkap dan adili seberat-beratnya karena telah berbuat jahat, memanfaatkan ulama sebagai korban dan telah menyebarkan fitnah bertujuan menciptakan kekacauan nasional saat pandemi Covid-19 untuk menggulingkan pemerintahan Jokowi,” tegasnya. [NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait