BNPT Luruskan Maksud Boy Rafli Amar Tentang Alfin Andrian Gila

  • Whatsapp
PSX 20200609 200645
Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Hubungan Masyarakat BNPT, Bangbang Surono.

Inisiatifnews.com – Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Hubungan Masyarakat BNPT, Bangbang Surono meluruskan kesalahan tafsir banyak kalangan terkait dengan pernyataan Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar terkait dengan kabar gilanya pelaku penyerangan Syekh Ali Jaber, Alfin Andrian.

“Kepala BNPT menjelaskan hal yang sama pada saat menjelaskan di RDP dengan Komisi III DPR RI, bahwa pelaku pernah melakukan pemeriksaan kejiwaan di RS tahun 2016, di Rumah Sakit Kemiling Lampung,” kata Bangbang dalam keterangan persnya pada hari Rabu (16/9/2020).

Bacaan Lainnya

Hanya saja, terkait dengan kabar status kejiwaan Alfin Andrian itu, Bangbang menyatakan bahwa Kepala BNPT lebih memilih tidak mempercayai begitu saja informasi itu.

“Namun kami tidak percaya begitu saja, kami bersama-sama dengan aparat penegak hukum untuk pendalaman lebih lanjut terutama berkaitan masalah apakah yang bersangkutan benar-benar gila atau pura-pura gila,” jelasnya menirukan ucapan Kepala BNPT.

Dengan demikian, ia menyampaikan bahwa BNPT lebih cenderung memilih sikap untuk melakukan pendalaman terhadap pelaku penyerangan Syekh Ali Jaber di Kota Bandar Lampung itu.

“Dalam kalimat tersebut telah jelas bahwa Kepala BNPT tidak pernah menyatakan bahwa pelaku terbukti gangguan jiwa, justru Kepala BNPT melakukan pendalaman bersama-sama aparat penegak hukum untuk menentukan apakah pelaku benar mengalami gangguan jiwa atau pura-pura mengalami gangguan jiwa,” jelas Bangbang.

Secara kelembagaan, BNPT bersikap untuk mendukung keterbukaan informasi penanganan kasus penyerangan Syekh Ali Jaber itu agar diproses secara tegas dan obyektif.

“BNPT mendukung dilakukannya proses penegakan hukum yang obyektif dan transparan,” tegasnya. [NOE]

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait