Pengamat Intelijen Tanya ke Gatot Nurmantyo, Berapa PKI yang Sudah Ditangkap Selama di TNI ?

  • Whatsapp
Gatot Nurmantyo
Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.

Inisiatifnews.com – Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) TNI Gatot Nurmantyo tengah kencang sekali menyebut-nyebut tentang Partai Komunis Indonesia (PKI) dan segala manuver latennya.

Dan menurut pengamat intelijen dan keamananan asal Indonesia, Stanislaus Riyanta, Gatot Nurmantyo adalah salah satu sosok yang sangat berusaha keras menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman komunisme.

Bacaan Lainnya

“Harus diakui bahwa Jendral GN (Gatot Nurmantyo -red) adalah salah satu purnawirawan dengan semangat tinggi untuk menjaga NKRI dari ancaman komunis,” kata Stanislaus, Selasa (22/9/2020).

Bahkan sepanjang ia besar di TNI hingga purna tugasnya, Gatot Nurmantyo masih terus konsisten dengan sikapnya itu.

“Tidak perlu meragukan kapasitas Jendral GN, seorang militer yang terpilih menjadi Panglima TNI. Saat ini meskipun sudah purna tugas Jendral GN tetap bersuara keras menentang komunis,” ujarnya.

Hanya saja, narasi PKI demi PKI yang disuarakan oleh pentolan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu masih menyisakan pertanyaan tersendiri bagi Stanislaus. Yakni, sudah ada berapa orang yang dinilai PKI yang sudah ditangkap oleh Gatot Nurmantyo, khususnya selama ia berkiprah di militer.

“Oh ya, adakah yang punya data selama Jendral GN masih aktif, semenjak lulus Akademi Militer hingga Pensiun dengan pangkat Jendral, berapa orang komunis yang telah beliau tangkap?,” tanya Stanislaus.

Perlu diketahui, bahwa di dalam channel Youtube Hersubeno Arief berjudul JENDERAL GATOT ENDUS PKI GAYA BARU SEJAK 2008 | PKI PANDAI MENYUSUP! yang dirilis 21 September 2020, Gatot Nurmantyo mengatakan, bahwa kemungkinan bangkitnya PKI di Indonesia bukan sebuah hal yang tidak mungkin. Dia mengamati, PKI gaya baru bangkit sejak 2008 ketika seluruh mata pelajaran di sekolah menghapuskan sejarah kelam tentang peristiwa G30S/PKI.

Menurut dia, hal itu menandakan memang gerakan tersebut tidak bisa dilihat bentuknya, tapi dapat dirasakan. Karena itu, Gatot sejak menjabat sebagai Panglima Kostrad pada 2013-2014 kerap mengisi kuliah umum di berbagai kampus untuk melawan gerakan PKI gaya baru.

“Ini suatu hal yang sangat berbahaya, karena kalau yang paling unit kecil adalah kelas 6 SD maka ditambah taruhlah sekarang ini maka mereka semua yang duduk di universitas tidak pernah mengenyam pelajaran tersebut sehingga pada 2017 kita sama-sama ingat, generasi muda 90 persen lebih tidak percaya adanya PKI maka dengan data-data yang ada pertama kali saya menjabat Pangkostrad saya beranikan untuk kuliah umum proxy war di Universitas Indonesia,” kata Gatot. []

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait