Mahfud MD : KAMI Bukan Ancaman Bagi Bangsa

  • Whatsapp
Maufud MD
Menko Polhukam, Mahfud MD.

Inisiatifnews.comMenteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD menyampaikan bahwa kelompok masyarakat dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) adalah gerakan masyarakat yang biasa terjadi di negara demokrasi di Indonesia.

Bahkan menurutnya, organisasi yang dinahkodai oleh Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo dan Rakhmat Wahab bukan sama sekali ancaman bagi negara, seperti yang dikhawatirkan oleh beberapa kalangan itu.

Bacaan Lainnya

“KAMI itu bukan ancaman bagi bangsa, bukan ancaman sama sekali, makanya gak ada satu pun pemerintah yang menanggapi KAMI,” kata Mahfud MD, Sabtu (3/10/2020).

Ia mengatakan bahwa pemerintah mempersilahkan ekspresi apapun yang disampaikan di muka umum, selama itu tetap mematuhi kaidah demokrasi, yakni tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Itu kan antar masyarakat dengan masyarakat, ya biarin aja asal jangan ribut,” ujarnya.

Pun seandainya muncul keributan dan anarkisme, maka aparat keamanan akan turun tangan bukan karena KAMI atau siapapun, melainkan atas nama stabilitas dan keamanan nasional.

“Kalau anarkis antar masyarakat, nanti polisi akan turun, bukan karena KAMI-nya, gitu,” tegas Mahfud.

Terkait dengan pembubaran kegiatan KAMI di berbagai daerah oleh aparat keamanan, Mahfud menegaskan bahwa bukan hanya KAMI saja yang dibubarkan. Di mana ada kegiatan pengumpulan massa yang melanggar protokol kesehatan, maka aparat melalui Satgas COVID-19 akan membubarkannya.

“Bahwa (kegiatan) KAMI dibubarkan, bukan hanya KAMI, apapun kegiatan masyarakat dibubarkan kalau berkerumun-berkerumun melanggar protokol kesehatan,” pungkasnya.

Pos terkait