Pantau Kerusakan Fasilitas Umum Usai Aksi Tolak Omnibus Law, Anies: Kerugian Capai 25 Mililar

  • Whatsapp
IMG 20201008 WA0173
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersam Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10) petang. Anies memantau kondisi Ibu Kota pasca demonstrasi menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung bentrok. (Dok Inisiatifnews)

Inisiatifnews.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan turun langsung memantau kondisi Ibu Kota Jakarta pasca aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (8/10) petang.

Seperti diketahui, sejak siang, aksi menolak RUU Cipta Kerja berlangsung di sejumlah titik di Ibu Kota. Ribuan massa aksi dari elemen buruh dan mahasiswa berkumpul di Bundaran HI, Silang Monas hingga Harmoni. Aksi berujung bentrok, sejumlah fasilitas umu. seperti Halte Transjakarta di Jalan M.H Thamrin rusak parah.

Bacaan Lainnya

Dari pantauan di lapangan, Anies mengenakan rompi cokelat bertulis BPBD DKI Jakarta. Dia erjalan kaki dari Bundaran HI. Dia sempat melihat langsung Halte Bus Transjakarta yang hangus dibakar oleh massa demonstran.

Tak lama kemudian, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurahman menemui Anies yang tengah ngecek Halte yang hangus terbakar. Nampak juga Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo menjelaskan situasi terkini Jakarta.

Anies juga sempat bertemu sejumlah kerumunan massa. Dia mengimbau massa segera meninggalkan lokasi.

Di tengah massa aksi yang belum semuanya mereda, Anies melakukan konferensi pers. Ada beberapa poin yang Anies sampaikan. Pertama, soal kerusakan Halte Transjakarta yang rusak di wilayah Bunderan HI.

Anies menyatakan, akan dibangun halte sementara agar penumpang tetap bisa terlayani.

“Penilaian sementara, kerusakan fasilitas umum sekitar Rp 25 Miliar. Akan diperbaiki dengan APBD DKI Jakarta. Fasilitas, beberapa halte rusak, akan diperbaiki segera agar masyarakat Jakarta bisa memakainya,” kata Anies di Bunderan HI.

Anies menambahkan, massa aksi dari elemen mahasiswa dibantu kepulangannya ke kampus masing-masing.

“Kita sampaikan apresiasi ke Pangdam dan Polda. Tadi saya sudah sampaikan ke mereka agar pulang ke tempat masing-masing dan alhamdulillah mereka sudah tinggalkan lokasi. Saya sangat khawatir potensi penularan akibat Covid,” ujar Anies.

Gubernur Anies juga sempat menyatakan tak pernah diundang rapat pembahasan terkait UU Cipta Kerja.

“Saya tidak pernah diundang dan terlibat dalam pembahasan RUU Cipta Kerja. Tetapi, aspirasi silahkan disampaikan, kita dengarkan. Besok akan saya teruskan rencananya aada rapat lintas gubernur nanti akan saya sampaikan,” tandasnya. (INI)

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait