Eks Jubir PSI Harap Publik Tak Termakan Hoaks UU Cipta Kerja

  • Whatsapp
Uki
Dedek Prayudi.

Inisiatifnews.com – Banyak sekali pro dan kontra terkait dengan RUU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI dan Pemerintah Pusat sebagai Undang-Undang di dalam sidang paripurna pada hari Senin 5 Oktober 2020 lalu.

Namun tak sedikit ternyata beredar disinformasi di kalangan masyarakat terkait dengan UU tersebut.

Bacaan Lainnya

Menyikapi hal itu, eks juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek (Uki) Prayudi menilai bahwa pro dan kontra terhadap UU tersebut sah-sah saja, namun jangan sampai dibumbui oleh hoaks atau kabar bohong karena sulit untuk dicari solusi bersama, bahkan akan menciderai demokrasi itu sendiri.

“Demokrasi gak bisa menyenangkan semua pihak tapi demokrasi memberi ruang bagi semua pihak untuk speak out. Dinamika demokrasi yang sehat itu yang kemudian mempertajam kualitas UU dan regulasi. Menjadi masalah kalau ruang-ruang demokrasi cuma diisi hoaks, sentimen dan caci maki,” kata Uki, Selasa (6/10/2020).

Alasan mengapa ia tak mau hoaks menjadi trigger masyarakat khususnya kaum buruh Indonesia untuk menyikapi persoalan UU Cipta Kerja, karena rawan sekali mereka dieksploitasi oleh pihak-pihak tertentu.

“Bahwa teman saya (buruh) menjadi korban hoax, itu menandakan bahwa mereka yang kerap dieksploitasi secara ekonomi ini kini juga sedang dieksploitasi secara politik. Kejam ya,” ujarnya.

Walaupun begitu, ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang di dalam zona mendukung 100 persen UU tersebut. Namun ia hanya ingin meluruskan agar tidak ada hoaks yang berkembang pesat dan menjadi konsumsi mentah publik.

Personally, saya menemukan plus, minus dan hal-hal yang masih unclear atau masih perlu dielaborasi lebih jauh terkait RUU Ciptaker. Semua menarik untuk didiskusikan secara sehat. Diskusi sehat cuma bisa terjadi kalau bebas hoaks, bebas sentimen eksesif dan caci maki,” terangnya.

Ia berharap agar ada penyelesaian dari berbagai kekisruhan yang terjadi antara elemen buruh dengan para pemangku kebijakan.

“Semoga keadaan lekas membaik dan seluruh concern buruh terjawab dengan baik,” ucapnya.

Pos terkait