Kelompok 212 Nyatakan Dukungan ke Aksi Tolak UU Cipta Kerja

  • Whatsapp
Ijtima Ulama IV
Konferensi pers Ijtima Ulama IV dipimpin oleh Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, Ketum DPP PA212 Slamet Maarif, Ketum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis di LorIn Hotel Sentul. [foto : Inisiatifnews]

Inisiatifnews.com – Kelompok 212 yang terdiri dari DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), GNPF Ulama, Front Pembela Islam (FPI) dan HRS Center menyatakan sikap dukungannya terhadap aksi penolakan terhadap UU Cipta Kerja.

“Mendukung aksi buruh, mahasiswa dan pelajar dalam memperjuangkan penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law) maupun aksi-aksi dalam segala bentuknya baik berupa mogok maupun hak untuk menyatakan pendapat, berserikat dan berkumpul menyuarakan kepentingan rakyat,” tulis siaran pers bersama mereka, Jumat (9/10/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan bersama tersebut, terbubuh tanda tangan para tokoh, antara lain Ketua Umum DPP FPI KH Ahmad Sobri Lubis, Ketua Umum GNPF Ulama KH Yusuf Muhammad Martak, Ketua Umum DPP PA 212 Ustadz Slamet Maarif, Direktur HRS Center Abdul Chair Ramadhan dan Imam Besar Habib Muhammad Rizieq bin Shihab.

Masih di dalam poin pernyataan sikap bersama mereka, kelompok 212 ini mendesak agar siapapun yang diamankan oleh aparat dalam aksi penolakan UU Cipta Kerja agar dibebaskan sesegera mungkin.

“Segera membebaskan tanpa syarat seluruh demonstran yang ditangkap dan menghentikan penyiksaan terhadap para demonstran yang masih dalam tahanan,” tegas mereka.

Kemudian, mereka juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-Undang (PERPPU) tentang UU Cipta Kerja.

“Mendesak segera dikeluarkan Perppu untuk membatalkan Undang-Undang Cipta Kerja,” tuntutnya. [RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait