Tiga Tahun Jadi Gubernur, GPMI Sebut Anies Piawai Hadapi Gempuran Badai

  • Whatsapp
Syarief dan Anies
Syarief Hidayatulloh dan Anies Rasyid Baswedan.

Inisiatifnews.com – Jumat (16/10), tepat tiga tahun masa kepemimpinan Anies Rasyid Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Di tahun ketiga, Anies dan Jakarta dilanda pandemi Covid-19. Sehingga sejumlah program terhambat karena anggaran tersedot untuk penanganan Corona. Seperti pengendalian banjir, macet, pembenahan kampung kumuh, dan penataan lainnya.

Namun, di tengah gempuran pandemi, Anies dinilai sebagai pemimpin daerah paling sukses menjalankan roda pemerintahan. Anies semakin teruji di tahun ketiga ini.

Bacaan Lainnya

“Kami memberikan apresiasi atas keberhasilan dan kesuksesan Gubernur DKI Jakarta, Anies baswedan dalam memimpin Ibukota yang telah berjalan selama 3 Tahun. Khususnya di tahun ketiga di tengah pandemi Corona,” ungkap Ketua Umum Gerakan Persaudaraa Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya, Syarief Hidayatulloh di tengah kesibukannya mempersiapkan Milad GPMI yang ke-24 November mendatang, Sabtu (17/10).

Menurut Syarief, meskipun DKI Jakarta dilanda badai pandemi, dibanding dengan kepala daerah lainnya, Anies terbilang cakap dan piaiwai menangani pandemi sembari tetap menata kota Jakarta.

Dia mencontohkan pembagian bantuan spsial (Bansos) di wilayah DKI Jakarta berjalan dengan sukses tanpa kendala. Seluruh warga yang sudah tercatat namanya dalam penerima bansos berupa sembako, telah menerima dengan gembira lantaran isi dari paket sembako semuanya bermerk bukan abal-abal.

Semenyara dari segi penanganan pelayanan kesehatan, baik dokter maupun pasien, mendapatkan pelayanan yang maksimal. Dokter dan perawat mendapatkan pelayanan hotel dan insentif lebih.

Warga yang sakit diobati sampai sembuh tanpa harus keluar biaya. Marantina bisa di rumah, di wisma atlit, bahkan Anies menyiapkan beberapa hotel yang diperuntukman bagi warga yang positif dan terpapar.

Di tengah fokusnya menangani pandemi, Jakarta dilanda badai demonstrasi Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berujung perusakan fasilitas umum pada Kamis (8/10) lalu.

Puluhan halte Transjakarta dibakar dan dirusak. Anies dengan gagah berani turun menemui dan berdialog dengan para mahasiswa, semua bertepuk tangan dan patuh kepada perintah Anies untuk pulang dengan tertib tanpa rasa takut.

“Kerusakan halte Transjakarta dan fasilitas umum dalam hitungan 3 hari, sampah dan batu yang jumlahnya tak sedikit, dibersihkan dan diperbaiki. Langsung kinclong. Tidak perlu marah-marah, tak perlu lama, fasilitas kembali normal dan warga bisa memakainya lagi,” puji Syarief.

Anies juga dinilai Syarief, tak pernah membuat sakit hati warga. Dia yakin, seluruh janji Anies akan terpenuhi setelah pandemi berlalu.

“Anies selalu senyum kepada semua warga dalam 3 tahun ini. Gubernur yang sangat dicintai warga Jakarta. GPMI DKI Jakarta yakin dalam sisa 2 tahun ini, apalagi jika pandemi Covid-19 telah berakhir, sisa janji Anies akan lebih cepat rampung,” yakinnya. (INI)

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Pos terkait