Habib Rizieq Akan Tuntut Siapapun yang Sebut Ia Over Stay di Arab Saudi

  • Whatsapp
IMG 20200609
Imam Besar FPI, Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab.

Inisiatifnews.com – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki catatan pelanggaran hukum di Arab Saudi, sehingga ia tegaskan tidak benar ada status over stay yang disandangnya selama ini.

Bahkan ia berencana akan menggunakan jalur hukum ketika ada yang bilang dirinya over stay di Arab Saudi.

Bacaan Lainnya

“Mulai saat ini, siapapun termasuk pejabat Indonesia di dalam negeri maupun di luar negeri, bahwa yang mengatakan saya over stay, saya akan tuntut karena berarti menuduh saya melakukan pelanggaran. Jadi saya tidak ada over stay. Ini para pejabat diplomatik harus paham betul,” kata Rizieq dalam konferensi persnya di Makkah yang disiarkan oleh Youtube Channel milik Front TV, Rabu (4/11/2020).

Ia tak ingin ada siapapun yang menyematkan lagi status over stay kepadanya.

“Terima kasih kepada pemerintah Saudi, dan kami berikan peringatan kepada siapapun yang mencoba-coba untuk menuduh kalau saya mengalami over stay. Tidak ada cerita over stay, buang saja ke tong sampah, dan kita tidak ada over stay,” tegasnya.

Kemudian, Rizieq juga menyebut bahwa dirinya bisa segera meninggalkan Arab Saudi dan kembali ke Indonesia murni berkat bantuan dari para simpatisannya dan FPI. Tidak ada satu pun peran dari pemerintah Indonesia yang membantu kepulangannya nanti tanggal 9 November 2020.

“Saya ingin sampaikan, jika ada pihak manapun dan siapapun dari pemerintah Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri, yang mengaku-ngaku membantu dan melobi pemerintah Saudi dalam kepulangan saya ini, maka saya nyatakan di sini dengan tegas bohong besar alias hoaks,” ujarnya.

Ayah mertua dari Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas ini menyebut bahwa dirinya tidak ingin pemerintah Indonesia merasa repot-repot untuk membantu segala urusannya. Ia ingin apapun yang tengah dihadapinya agar diselesaikannya sendiri.

“Saya tidak ingin merepotkan pemerintah Indonesia, saya tidak ingin mempersulit pemerintah Indonesia, saya tidak ingin memberikan beban kepada pemerintah Indonesia, biarkan beban saya, saya selesaikan dan cari jalan keluarnya,” ucap Rizieq.

Lebih lanjut, imam besar kelompok 212 itu menyampaikan bahwa dirinya telah mendapatkan perpanjangan visa dari pemerintah kerajaan Arab Saudi terkait dengan ijin tinggalnya di tanah suci umat Islam itu. Oleh karenanya, Rizieq pun mengatakan bahwa dirinya akhirnya bisa kembali pulang ke Indonesia dengan ijin dari pemerintah Arab Saudi.

Bahkan ia menyebut seluruh persiapannya sudah lengkap, muali dari passpor, tiket perjalanan kembali ke Indonesia menggunaan pesawat Saudi Arabia Airline dari kota Jeddah menuju bandara internasional Soekarno Hatta (Soetta) Cengkareng.

“Setelah kemarin siang kita dapat perpanjangan visa, kita langsung menetapkan jadwal perjalanan kita. Kita menyelesaikan pembelian tiket, dan Alhamdulillah tiket saat ini sudah terbeli, sudah lunas, saya dan keluarga, paspor juga sudah di tangan. Jadi bukan hanya sekedar paspor, tiket juga. Untuk terbang pulang sudah ada,” sebut Rizieq.

Insya Allah kalau tdk ada aral melintang semua akan berjalan dengan lancar,” tutupnya. [RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait