Haikal Hassan Sebut Bakal Gelar Reuni 212, Jimly : Ini Cari-cari Masalah

  • Whatsapp
jimly
Jimly Asshiddiqie. [foto : istimewa]

Inisiatifnews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie kecewa dengan statemen salah satu petinggi Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Haikal Hassan Baras. Ia menilai, statemen Haikal Hassan yang menyatakan akan tetap menggelar Reuni Akbar 212 pada 2 Desember 2020 nanti hanya bentuk mencari masalah saja.

“Ini cari-cari masalah. Pilkada sudah diatur UU setelah sebelumnya ditunda. Reuni tidak ada dasarnya, malah terus menerus besarkan konflik pilgub yang sudah tuntas,” kata Jimly, Jumat (13/11/2020).

Bacaan Lainnya

Ia berharap kelompok 212 yang dipimpin oleh Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Shihab agar bisa menahan diri saja, apalagi situasi saat ini masih berlangsung COVID-19.

“Mohonlah kearifan, warga yang tidak setuju, aplagi yang non Muslim mungkin lebih banyak merasa tidak nyaman. Tolong bertoleransi,” ujarnya.

Kemudian, Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu berharap agar menteri yang terkait segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Jika Reuni itu rencananya akan digelar di Monas, maka pemda yang dimaksud adalah Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta.

“Menteri mesti koordinasi dengan Pemda,” tuturnya.

Sebelumnya, Haikal Hassan melalui tayangan video yang belum jelas kapan dan di mana dibuat, menyebutkan, bahwa dirinya sempat ditanya oleh salah seorang pejabat negara tentang rencana digelarnya Reuni Akbar 212.

Tampak di dalam tayangan video tersebut adalah Habib Rizieq sambil senyum-senyum mendengar ucapan sahabatnya itu.

Di sana, Haikal meminta agar pemerintah pusat menunda Pilkada 2020 yang telah dijadwalkan akan digelar tanggal 9 Desember 2020 nanti. Jika memang penundaan Pilkada 2020 tersebut dilakukan, maka pihaknya akan menunda juga pelaksanaan Reuni Akbar 212 di Monas. [RED]

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait