Ridwan Kamil Pastikan Ia Hadiri Undangan Klarifikasi Oleh Polri Besok

  • Whatsapp
ridwan kamil
Gubernur Jawa Barat, Muhammad Ridwan Kamil.

Inisiatifnews.com – Kepolisian masih terus melakukan upaya pengumpulan keterangan dari berbagai pihak terkait dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 pasca kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq bin Husein bin Sehihab.

Setelah sebelumnya memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Mapolda Metro Jaya, kini giliran Gubernur Jawa Barat Muhammad Ridwan Kamil juga akan dimintai klarifikasi terkait dengan pelanggaran protokol kesehatan di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Terkait dengan pemanggilan polisi ini, Gubernur Ridwan Kamil menyatakan akan siap menghadiri undangan tersebut dan memberikan keterangan lengkapnya.

“Intinya, saya akan datang,” kata Ridwan Kamil usai meninjau simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/11/2020).

Dia mengatakan, sebagai warga negara persoalan perkara hukum wajib dihormati.

“Sebagai warga negara yang baik, persoalan perkara hukum wajib untuk menghormati dan mengikuti arahan. Insya Allah, saya hadir besok,” imbuhnya.

Perlu diketahui, bahwa para tim penyidik gabungan Bareskrim Polri bersama dengan Polda Jawa Barat akan melakukan pemanggilan terhadap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat (20/11) besok. Pemanggilan ini buntut dari acara di Megamendung yang menghadirkan kerumunan massa, beberapa hari lalu.

Karopenmas Div Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, Kang Emil sapaan Ridwan Kamil mengetahui persis soal acara yang berada di Megamendung. Karena, Emil yang mengeluarkan Pergub terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Jawa Barat

“Jadi memang sudah saya sampaikan tadi ini kan penyidik gabungan dari Bareskrim dan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. Tentunya kita bersinergi dan terkait pemanggilan Gubernur Jawa Barat di Bareskrim, beliau tentunya dipanggil kapasitasnya sebagai Gubernur Jawa Barat tahu persis,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (19/11).

“Karena dia yang mengeluarkan Pergub terkait penanganan pandemi Covid-19 di wilayah Jawa Barat, bagaimana implementasinya ke bawah, apa perintahnya ke bawah, kemudian beliau mengetahui kejadian kemarin apa reaksinya, apa upayanya, tentunya ini yang akan digali oleh penyidik,” sambungnya.

Ia menegaskan, pemeriksaan atau klarifikasi yang dilakukan oleh pihaknya terkait dugaan adanya pelanggaran Protokol Kesehatan (Prokes).

“(Peristiwa yang di Megamendung) Pokoknya pelanggaran protokol kesehatan. kan wilayahnya hukum masing-masing, jadi kalau masih mempertanyakan pak Gubernur Banten mau diperiksa juga, kapasitasnya apa? karena lokus diktinya kejadiannya di Jakarta itu wilayah hukumnya di Polda Metro Jaya. Jadi, tidak ada kapasitasnya penyidik memanggil Gubernur Banten,” tegasnya. []

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait