Rakor Pilkada, Mahfud MD Tekankan Patuhi Prokes dan Pastikan Tak Ada Penumpukan Pemilih

  • Whatsapp
menko polhukam
Menko Polhukam Mahfud MD lakukan rapat analisa dan evaluasi (anev) Pilkada 2020 di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat pada hari Senin 23 November 2020.

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD hari ini mengikuti rangkaian rapat koordinasi untuk melakukan analisa dan evaluasi terhadap rangkaian persiapan pelaksanaan Pilkada 2020 yang akan digelar tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Hari ini saya memimpin rapat analisa dan evaluasi (anev) tahapan Pilkada Serentak 2020,” kata Mahfud MD, Senin (23/11/2020).

Bacaan Lainnya

Dalam acara rapat bersama yang digelar di kantor Kemenko Polhukam itu, Mahfud MD memberikan penekanan agar pelaksanaan Pilkadan di 270 daerah di seluruh Indonesia itu bisa berjalan dengan aman dan kondusif.

Cara untuk menjaga kondusifitas proses Pilkada itu, Mahfud mengharapkan adanya kerjasama yang baik oleh seluruh stakeholder yang ada. Baik itu dari unsur pemerintah maupun unsur masyarakat lainnya.

“Saya meminta penyelenggara pilkada serentak, peserta pilkada, Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga agar situasi tetap berlangsung kondusif hingga hari H Pilkada,” ujarnya.

mahfud md hadiri rapat anev pilkada 2020
Menko Polhukam Mahfud MD bersama dengan para pimpinan lembaga tinggi negara melakukan rapat anev terhadap Pilkada 2020.

Salah satu yang tak kalah penting disampaikan Mahfud dalam rapat anev Pilkada 2020 tersebut adalah, bagaiamana memastikan agar protokol kesehatan (prokes) dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Saya juga menekankan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan secara sungguh-sungguh selama tahapan Pilkada,” tandasnya.

Dan salah satu cara untuk meminimalisir penumpukan masyarakat di lokasi pemungutan suara nanti, Mahfud juga meminta agar para penyelenggara Pemilu dapat melakukan manajemen waktu yang baik agar hak suara rakyat tetap tersampaikan, sementara tidak ada pelanggaran protokol kesehatan terabaikan.

“Jadwal atau jam pemilihan diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan orang atau kerumunan,” pungkasnya.

Dalam acara rapat anev Pilkada 2020 di kantor Kemenko Polhukam itu, hadiri para petinggi negara dan penyelenggara pemilu. Antara lain Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Bawaslu Abhan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Kepala BIN Jenderal (purn) Polisi Budi Gunawan, Kepala BNPBLetjen TNI Doni Monardo, serta para gubernur yang hadir melalui fasilitas video conference.

Pos terkait