Habib Rizieq Dipanggil Polisi, Moeldoko : Bukan Kriminalisasi

  • Whatsapp
Rizieq
Habib Rizieq dan Munarman. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Kepala Kantor Staf Presiden, Jenderal (purn) TNI Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah berupaya melakukan kriminalisasi terhadap ulama, termasuk terkait dengan pemanggilan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab oleh Kepolisian.

“Dari awal saya sudah mengatakan, tidak ada kriminalisasi ulama. Tidak ada,” kata Moeldoko, Selasa (1/12/2020).

Bacaan Lainnya

Moeldoko mengatakan kepolisian akan melakukan proses hukum terhadap pihak-pihak yang memang melakukan kesalahan. Proses itu pun, kata dia, juga sudah melalui penyelidikan.

Mantan Panglima TNI itu juga memastikan di Indonesia tidak ada satu pihak pun yang kebal hukum. Ia memastikan semua warga memiliki status yang sama di mata hukum.

“Perlakuan yang sama di depan hukum. Untuk itu, saya mengimbau semuanya paham tentang itu,” ungkapnya.

Perlu diketahui, bahwa Ditreskrim Polda Metro Jaya telah menjadwalkan agenda pemeriksaan untuk mendengarkan keterangan langsung dari dua orang, yakni Habib Rizieq bin Shihab dan Habib Muhammad Hanif Alatas.

Pemanggilan tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan pada saat Maulid Nabi dan pernikahan puteri Habib Rizieq pada hari Sabtu (14/11) lalu.

Sayangnya, hari ini baik Rizieq muapun Hanif tidak memenuhi panggilan kepolisian. Sementara yang hadir, adalah Sekjen DPP FPI yang juga kuasa hukum Habib Rizieq, Aziz Yanuar yang memberikan penjelasan kepada Kepolisian alasan ketidakhadiran kliennya itu menghadap tim penyidik hari ini. []

Pos terkait