1,2 Juta Dosis Vaksin Sudah Tiba, Presiden Harap Prokes Tetap Diutamakan

  • Whatsapp
IMG 20201208 082549
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac telah tiba di Indonesia.

Inisiatifnews.com – Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Indonesia sudah memiliki vaksin COVID-19 yang telah didatangkan langsung dari China. Vaksin buatan Sinovac Biotech Ltd tersebut didatangkan ke Indonesia sebanyak 1,2 juta dosis.

“Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba semalam,” kata Presiden Jokowi, Senin (7/12/2020).

Bacaan Lainnya

Dan jumlah vaksin tersebut akan bertambah di bulan Januari 2021 nanti, dengan jumlah yang lebih besar.

“Bulan depan, Insya Allah akan datang 1,8 juta dosis lagi,” imbuhnya.

Selain vaksin jadi, Pemerintah Indonesia juga akan mendatangkan 45 juta dosis bahan baku vaksin yang akan dikelola oleh Bio Farma di Bandung untuk kebutuhan vaksinasi di Indonesia. Dan jumlah sebesar itu akan datang secara bertahap selama dua bulan ini.

“Pemerintah juga mendatangkan 15 juta dosis bahan baku vaksin bulan ini dan 30 juta dosis pada Januari 2021, untuk diproses lebih lanjut oleh Bio Farma,” ujar Presiden.

Walaupun vaksin sudah ada, namun Presiden Jokowi memberikan penekanan bahwa seluruh vaksin tersebut akan dilakukan pengujian secara ilmiah, klinis dan ketat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Untuk memulai vaksinasi kita masih memerlukan tahapan yang ketat BPOM. Seluruh prosedur ilmiah harus dilalui dengan baik untuk menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat,” paparnya.

Pemerintahan tidak akan gegabah untuk menggunakan vaksin tersebut sesegera mungkin. Karena uji klinis lanjutan juga penting sehingga bisa ditentukan kapan waktu yang tepat vaksin tersebut bisa digunakan.

“Pertimbangan ilmiah dan hasil akhir uji klinis akan menentukan kapan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan,” tambahnya.

Protokol kesehatan tetap yang utama

Lebih lanjut, orang nomor satu di Republik Indonesia itu mengatakan, walaupun vaksin Covid-19 sudah ada dan tinggal menunggu waktu saja untuk digunakan vaksinasi, penerapan protokol kesehatan yang disiplin tetap yang paling utama.

“Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan,” tuturnya.

Ia berharap upaya besar pemerintah ini bisa dibarengi dengan kedisiplinan masyarakat menjaga kesehatan dengan baik dan mematuhi protokol Covid-19. Sehingga Indonesia bisa lekas keluar dari bencana non alam ini.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita untuk bisa melewati ujian wabah ini,” tutup Presiden.

Pos terkait