Aktivis 98 Dukung Sikap Tegas TNI Polri Terhadap Laskar FPI

  • Whatsapp
immanuel ebenezer
Immanuel Ebenezer.

Inisiatifnews.com – Ketua Ikatan Aktivis 98, Immanuel Ebenezer menyikapi aksi baku tembak antara anggota Polri dengan Laskar Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Tol Jakarta – Cikampek pada hari Minggu (6/12) malam.

“Aktivis 98 mendukung sikap tegas Kepolisian dan TNI dalam menghadapi laskar FPI. Sikap tegas dan terukur sesuai aturan hukum yang diperlukan menghadapi anarkisme dan premanisme barbar kelompok yang menghalalkan segala cara,” kata pria yang karib disapa Noel, Selasa (8/12/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perlu ada tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap mereka yang melakukan aksi premanisme. Apalagi menurutnya, laskar FPI tersebut melakukan upaya penghalangan terhadap tugas anggota Polri.

Warning sudah, dan berkali kali. Tapi, ini malah mereka melakukan gaya preman terhadap petugas kepolisian yang menjalankan tugas,” jalasya.

Untuk menjaga kondusifitas, Noel pun mengajak semua pihak untuk memberikan dukungan terhadap Polri untuk menindak para kelompok yang melakukan aksi premanisme.

“Semua elemen bangsa dan rakyat Indonesia mensupport tindakan tegas kepolisian. Dukungan dan supporting moral terhadap aparat penegak hukum perlu dilakukan agar Polri dan TNI tidak punya keraguan dalam menjalankan tugasnya,” tandasnya.

Kemudian, Ketua Umum Jokowi Mania (Joman) ini pun menyerukan kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan tindakan tegas Polri tersebut dengan persoalan Hak Asasi Manusia (HAM). Karena menurutnya, Polri hanya melindungi diri dari serangan yang mengancam nyawa mereka saat bertugas.

“Saya menghimbau agar tidak ada kelompok yang mengkaitkan tindakan tegas Polri dengan HAM. Karena semua bukti mengarah bahwa pelaku memang mempersiapkan diri untuk menyerang. Parahnya, mereka menipulasi data seakan-akan mereka yang diculik polisi,” ucap Noel.

Lebih lanjut, ia justru malah menyalahkan para pemimpin ormas FPI yang cenderung memprovokasi anggotanya. Sehingga mereka cenderung berani melawan aparat kepolisian.

Dan terakhir, Noel juga menilai betapa pentingnya menjaga solidaritas antara TNI dan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terkendali.

“Penting sekali menjaga kesolidan TNI dan Polri. Kesolidan dua pilar penegak hukum ini dibutuhkan untuk menghadapi kelompok barbar yang gemar memanipulasi dan memprovokasi,” tutupnya. []

Pos terkait