Masuk KKIP, TB Hasanuddin Pertanyakan Harga Diri Suryo Prabowo

  • Whatsapp
IMG 20201215 172007
Letnan Jenderal (Purn) TNI Johannes Suryo Prabowo.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menanggapi sinis pengangkatan Letnan Jenderal (purn) TNI Johannes Suryo Prabowo sebagai Ketua Tim Pelaksana Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) oleh Menteri Pertananan Prabowo Subianto.

Menurut Hasanuddin, Suryo adalah orang yang paling sering mengkritisi Presiden Joko Widodo sebagai pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

“Kalau saya pribadi, sebagai mantan perwira TNI saya malu menerima jabatan itu. Entahlah kalau beliau itu (Suryo Prabowo -red). Apalagi KKIP itu ketuanya adalah Presiden Jokowi,” cetus Hasanuddin kepada media, Selasa (15/12/2020).

Hasanuddin mengungkapkan, pengangkatan pejabat di lingkungan KKIP diatur dalam UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan yang dilengkapi oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2013 tentang Organisasi, Tata Kerja dan Sekretatiat KKIP.

Ia menambahkan, aturan mengenai posisi Sekretaris KKIP sesuai dengan UU Nomor 16 Tahun 2012 diatur lebih lanjut dalam Perpres Nomor 59 Tahun 2013.

Dalam Perpres tersebut, Pasal 6 ayat (2) menjelaskan bahwa Sekretaris KKIP adalah Wakil Menteri Pertahanan atau yang ditunjuk oleh Ketua KKIP.

Pepres 59 Tahun 2013 juga mengatur tentang jabatan Ketua Tim Pelaksana KKIP yang memiliki tugas dalam mengoordinasikan dan melaporkan pelaksanaan tugas bidang-bidang KKIP.

Pengangkatan dan pemberhentian Ketua Tim Pelaksana diatur di dalam Perpres tersebut pada Pasal 12 yang menjelaskan bahwa Ketua Harian (Menhan) mengangkat dan memberhentikan Ketua Tim Pelaksana KKIP.

“Pengangkatan Suryo Prabowo sah-sah saja sudah sesuai UU. Jadi secara hukum dan aturan tak ada masalah .

Tapi kalau dulu beliau kerap mengkritisi pemerintah dengan keras kemudian sekarang masuk KKIP, apa tidak malu?. Kalau saya sih, maaf kalau saya bakal menolak jabatan itu, ini menyangkut harga diri lah,” cetusnya.

Prabowo Angkat Pejabat di KKIP

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP), di antaranya adalah Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono dan pendukung setianya Suryo Prabowo.

Pelantikan itu dilakukan dalam Upacara Pengambilan Sumpah Pejabat Tim Pelaksana dan Tim Ahli KKIP), di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (14/12).

Prabowo, yang memang menjabat sebagai Ketua Harian KKIP, melantik para pejabat baru di lingkungan KKIP itu berdasarkan Keputusan Ketua Harian KKIP, Nomor : KEP/92/KKIP/XI/2020 tanggal 27 November 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam jabatan di lingkungan KKIP.

Selain Trenggono yang diangkat sebagai Sekretaris KKIP dan Letjen TNI (Purn) Y. Suryo Prabowo yang ditetapkan sebagai Ketua Tim Pelaksana KKIP, orang-orang yang dipercaya Prabowo sebagai bagian dari KKIP antara lain Laksma TNI Sri Yanto sebagai Kepala Sekretariat KKIP, Laksda TNI (Purn) Darwanto sebagai Ketua Bidang Perencanaan KKIP.

Dr. Ir. Yono Reksoprojo sebagai Ketua Bidang Alih Tekonologi dan Offset KKIP dan Letjen TNI (Purn) Dr. Yoedi Swastanto sebagai Ketua Bidang Litbang dan Standarisasi KKIP.

Selanjutnya, Alex Janangkih Sinaga sebagai Ketua Bidang Kerjasama dan Pemasaran KKIP, Slamet Soedarsono sebagai Ketua Bidang Pendanaan dan Pembiayaan KKIP.

Selain itu, Prabowo juga mempercayakan sejumlah nama untuk berpartisipasi sebagai tim ahli di KKIP, yakni Laksda TNI (Purn) Mulyadi., sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Pertahanan Laut, Marsda TNI (Purn) Danardono Sulistyo Adji sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Kerjasama dan Offset, Suhono Harso Supangkat sebagai Staf Ahli Bidang Pertahanan Cyber.

Lydia Silvanna Djaman sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Gatot Tetuko sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Penganggaran, Makmur Keliat sebagai Staf Ahli Bidang Kerjasama Industri Pertahanan, Teguh Haryono sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Litbang dan Stantarisasi dan Rabin Hattari Indrajad sebagai Staf Ahli KKIP Bidang Perencanaan.

[]

Pos terkait