Kesehatan Syekh Ali Jaber Membaik

  • Whatsapp
syekh ali jaber
Syekh Ali Jaber saat menerima kunjungan dari Menko Polhukam Mahfud MD.

Inisiatifnews.com – Juru bicara Syekh Ali Jaber, Abu Aras menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber sudah mulai menunjukkan tanda-tanda yang positif. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan kesembuah sang Guru.

Alhamdulillah. Terima kasih yang tak terhingga kami ucapkan kepada Para Sahabat, Kerabat, Guru dan Jama’ah sekalian atas Doa dan perhatiannya untuk Syekh Ali Jaber,” kata Abu Aras dalam keterangannya, Senin (4/1/2021).

Bacaan Lainnya

Walaupun begitu, saat ini Syekh Ali Jaber memang masih menjalani perawatan secara intensif oleh tim medis yang menanganinya.

“Kami kabarkan, saat ini beliau masih dalam perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Kondisinya pun semakin membaik, tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukan peningkatan,” jelasnya.

Hanya saja, ia menegaskan bahwa ulama kelahiran kota Madinah yang memiliki nama lengkah Ali Saleh Muhammed Ali Jaber tersebut masih memerlukan waktu istirahat yang cukup, hal ini agar kondisi fisik Syekh Ali Jaber bisa cepat membaik.

“Namun, Syekh Ali masih harus tetap istirahat total secara terkontrol dan terukur, demi memperbaiki dan memulihkan kembali beberapa gangguan jasmani yang terjadi akibat Covid-19,” terangnya.

Amalan Syekh Ali Jaber

Di sisi lain, Abu Aras juga menyampaikan bahwa ada sebuah kebiasaan yang dimiliki oleh Syekh Ali Jaber, di mana sang guru sering membaca Surat Al Baqarah setiap hari, tepatnya setiap subuh. Dan kebiasaan ini dilakukan oleh para murid-muridnya setidaknya sepanjang Syekh Ali Jaber dirawat intensif oleh tim medis.

“Di saat-saat Syekh Ali Jaber dalam perawatan medis, kami berupaya meneruskan hobi beliau, merutinkan sedekah subuh dan beliau gemar membaca surat Albaqarah setiap hari,” jelas Abu Aras.

Dan ia pun berharap agar amaliah Syekh Ali Jaber ini bisa diamalkan oleh umat Islam lainnya, khususnya yang ada di Indonesia.

“Bila berkenan, mari kita ikut jalankan kebiasaan beliau itu. Kemudian silakan salurkan (rezeki) kepada yatim dan dhuafa terdekat di sekitar Anda,” tutupnya. []


Pos terkait