Komjen Listyo Dipercaya Mampu Lewati Uji Kepatutan Calon Kapolri di DPR

  • Whatsapp
fadli rumakefing
Fadli Rumakefing

Jakarta, Inisiatifnews.com – Presiden Joko Widodo melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno telah menyampaikan Surat Presiden (Surpres) Calon Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kepada DPR RI.

Surpres Surpres bernomor: R-02-Pres-01-2021 tentang nama calon Kapolri, yakni Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo diserahkan Mensesneg di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (13/1).

Bacaan Lainnya

Selanjutnya Komisi III DPR akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) kepada calon tunggal Kapolri.

Koordinator Nasional Jaringan Aktivis Mahasiswa Muslim Indonesia, Fadli Rumakefing optimis Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bisa menjalani fit and proper test Calon Kapolri dengan baik di Komisi III DPR RI.

Salah satu tema yang akan menjadi acuan Komisi III DPR RI dalam fit and proper test Calon Kapolri ialah Kepemimpinan Yang Berkeadilan. Menurut Fadli, Komjen Pol Listyo merupakan sosok pemimpin yang memenuhi kriteria tersebut.

“Saat menjadi Kabareskrim, Komjen Listyo begitu tegas dalam kasus suap Djoko Tjandra kepada tiga Pejabat Polri. Salah satunya yaitu Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo yang seangkatan (Akpol 1991) dengan Komjen Listyo. Itulah karakter kepemimpinan yang berkeadilan,” ungkap Fadly dalam keterangan tertulis, Rabu (13/1/2021).

Menurut Fadli yang juga Direktur Korupsi Nasional Watch (Korona Watch) itu, mantan Kapolda Banten tersebut diyakini bisa memimpin Polri dengan berkeadilan.

“Sebagai aparat penegak hukum, Polri terus berbenah. Dibutuhkan pemimpin yang memberikan teladan untuk menjamin rasa keadilan bagi siapapun warga negara. Semua sama di mata hukum. Tak ada yang diistimewakan atau tebang pilih,” paparnya.

Fadli juga mendukung Komisi III DPR RI untuk memuluskan jalan Komjen Listyo menjadi Tri Brata 1 (TB 1), sesuai dengan kehendak Presiden Jokowi yang mengajukan nama Kabareskrim Polri tersebut.

“Di tengah masa Pandemi Covid-19 dibutuhkan Kapolri yang bisa menghadirkan keadilan bagi semua. Kasus pelanggaran protokol kesehatan, pelanggar kerumunan yang diatur dalam UU Karantina Kesehatan harus ditindak tegas tanpa pandang bulu. Itulah yang dinamakan kepemimpinan berkeadilan,” paparnya.

“Dan kami optimis Komjen Listyo bisa menjawab harapan Presiden dan seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Fadli.


Pos terkait