Presiden Jokowi Diundang Buka Rakornas Majelis Nasional KAHMI

  • Whatsapp
KAHMI
Presidium Majelis Nasional KAHMI bersama dengan Presiden Joko Widodo usai silaturrahmi di Istana Negara. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews.com – Presidium Majenis Nasional Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) telah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, mereka bermaksud untuk mengundang orang nomor satu di Republik Indonesia itu untuk menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Nasional KAHMI.

“Presiden Jokowi berkenan akan memberikan sambutan di acara Pembukaan Rakornas KAHMI pada tanggal 15 Januari 2021 di Bogor, Jawa Barat,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi, Selasa (12/1/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, Viva Yoga didampingi oleh beberapa pengurus Majelis Nasional KAHMI lainnya, antara lain Ariza Patria selaku presidium Majelis Nasional KAHMI sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kemudian ada Herman Khoeron yang juga selaku presidium KAHMI dan juga anggota DPR RI.

Selain itu, ada juga Manimbang Kaharyadi selaku sekretaris jenderal Majelis Nasional KAHMI dan Hadi Purnomo selaku pengurus yang juga panitia Rakornas KAHMI.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam menerima silaturrahmi Majelis Nasional KAHMI, didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Masih di dalam pertemuan tersebut, Viva Yoga menyampaikan bahwa ada kesamaan persepsi antara Majelis Nasional KAHMI dengan pemerintah. Yakni persoalan penyikapan terhadap keagamaan.

“Presiden Jokowi dan Majelis Nasional KAHMI satu pandangan bahwa nilai keislaman dan kebangsaan tidak boleh diposisikan berhadap-hadapan, berlawanan atau saling menegasi. Tetapi terintegrasi, terkonvergensi menjadi nilai keislaman-keindonesiaan yang inklusif, modern, pluralis dan toleran,” terangnya.

Oleh karena itu, ia pun berpandangan bahwa nasionalisme yang dibalut dengan nilai-nilai keagamaan yang berkhas keindonesiaan harus tetap dirawat. Begitu juga dengan menjaga nilai-nilai demokrasi yang berazaskan Pancasila.

“Harus kita jaga dan dirawat dengan baik dalam mengarungi perjalanan bangsa ke depan,” tegasnya.

Terakhir, Viva Yoga juga menyampaikan bahwa acara rakornas Majelis Nasional KAHMI akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dan demi terlaksananya agenda nasional para alumni HMI tersebut, acara akan digelar dengan dua mekanisme yakni online dan offline.

“Pelaksaan memadukan secara online dan offline. Offline hanya mengikuti protokol covid yang ketat, mayoritas secara online dan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” tutupnya. []


Pos terkait