Tuduhan AHY ke Istana Cuma Buat Gaduh Negara

  • Whatsapp
AHY Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono.

Inisiatifnews.com – Koordinator Forum Blogger Independen (FBI) Jabodetabek, Ibrahim Malik Fatsey menilai, tudingan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tentang keterlibatan pihak Istana dalam upaya pengambilalihan kepemimpinan partainya hanya bentuk kepanikan anak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saja.

“Hemat kami itu bentuk kepanikan AHY saja karena kurang mampu memimpin partai, terlebih ia terlalu muda pimpin partai dan bukan kader struktural alias pemimpin instan di partai yang pernah menjadi pemenang dua periode itu,” kata Ibrahim dalam keterangannya yang diterima wartawan, Selas (2/2/2021).

Bacaan Lainnya

Di samping itu, ia juga menilai AHY tengah memberikan sinyalemen untuk mengguncang pemerintah saat ini dan membuat kegaduhan di tingkat nasional. Jika itu memang yang terjadi, ia pun berpesan kepada AHY agar jangan menjadi beban negara, apalagi di situasi pandemi COVID-19 yang masih menjadi beban kerja pemerintahan saat ini.

“Berpolitik itu jangan seperti itu, Pak Jokowi atau Istana itu sudah banyak beban yang harus dibereskan, bukan hanya urus AHY dan Demokrat aja. Apalagi di masa pandemi ini. Jadi saya berharap mas AHY, jangan jadi beban negara atau menambah beban negara,” tandasnya.

Lebih lanjut, Ibrahim pun meminta agar AHY bersikap jujur saja dengan publik, bahwa ia hanya ingin mencari perhatian di mata masyarakat karena partainya saat ini dinilainya tengah meredup.

“Sebenarnya AHY harus jujur, bahwasannya dirimu sedang mencari perhatian semata dari Pak Jokowi. Nggak usah malu-malu deh, tinggal ngomong aja sama pak Presiden Jokowi agar tidak membuat gaduh dan jadi beban rakyat juga negara,” ucapnya.

Terakir, ia juga menyampaikan pesan kepada Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat yakni SBY untuk memberikan bimbingan yang baik kepada anaknya itu.

“Sebagai mantan Presiden kan pasti paham betul itu soal kerja-kerja Istana, apalagi di era kepemimpinannya pak SBY selalu curhat. Ingat ya, kalau orang sering curhat itu berarti, banyak beban. Untuk itu harus tegur anaknya agar jangan lagi membebani negara, curhat itu cukup di lingkaran pak SBY dan Partai Demokrat aja, jangan dibebani ke negara lagi,” tutupnya. []

Pos terkait