Minta Kapolda Fadil Dipecat, BKN Nilai Abdullah Hehamahua Sesat

  • Whatsapp
abdullah hehamahua dan refly harun
Abdullah Hehamahua bersama Refly Harun. [source : Youtube]

Inisiatifnews.com – Ketua Umum Barisan Kstaria Nusantara (BKN), Muhammad Rofii Mukhlis menyayangkan statemen ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) Enam Laskar FPI Abdullah Hehamahua yang mewacanakan pencopotan Irjen Pol Muhammad Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya.

Wacana ini dilontarkan Abdullah Hehamahua dalam tayangan video podcast bersama pakar hukum tata negara Refly Harun di Youtube. Di mana mantan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu menilai, proses pengusutan kasus tewasnya 6 orang laskar FPI bisa mudah dituntaskan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, persoalan penggunaan senjata oleh anggota laskar khusus FPI dalam peristiwa di KM 50 Jalan Tol Jakarta – Cikampek pada tanggal 7 Desember 2020 lalu diyakini kebenarannya. Apalagi jika merujuk hasil investigasi independen yang dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

“Temen-teman FPI yang melakukan perlawanan terhadap aparat dengan menggunakan senjata yang katanya berdasarkan hasil investigasi Komnas HAM, yang melakukan perlawanan terhadap aparat menggunakan senjata itu final,” kata Gus Rofii dalam rekaman audionya yang diterima Inisiatifnews.com, Kamis (4/2/2021) malam.

Jika merujuk hasil investigasi Komnas HAM itu, Gus Rofii mempertanyakan dasar pemikiran tokoh yang karib disapa Bang Dullah itu. Apalagi penanganan kasus tersebut juga masih berjalan di Kepolisian.

“Maka apa yang diucapkan saudara Abdullah Hehamahua ini yang meminta Kapolri untuk memecat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran merupakan kesesatan, merupakan argumen yang penuh tendensius tanpa didukung data dan fakta,” tandasnya.

Menurut Gus Rofii, statemen-statemen seperti yang dilontarkan oleh Abdullah Hehamahua perlu disikapi serius.

“Memang siapa dia, begitu gampangnya merekomendasi orang untuk supaya dipecat dari institusi Kepolisian Republik Indonesia. Untuk itu patut diduga bahwa orang ini telah melakukan hasutan dan kebencian. Untuk itu selayaknya orang seperti ini patut untuk diperiksa,” ucapnya.

Namun, ia ingin sekali melakukan tabayyun dengan Abdullah Hehamahua terkait dengan statemen yang ia sampaikan tersebut. Hal ini akan dilakukan sebelum adanya laporan kepada Kepolisian yang bisa jadi akan dilakukannya.

“Maka kiranya BKN tidak segan-segan untuk melakukan tindakan hukum, tapi terlebih dahulu kami minta untuk tabayyun kepada saudara Abdullah Hehamahua atas dasar dan ucapan yang membuat suasana menjadi tidak baik,” tegasnya.

BKN terima kasih ke Kapolda Fadil

Dalam kesempatan itu, Gus Rofii juga menilai bahwa peran Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran sangat baik untuk menjaga kondusifitas keamanan di Jakarta.

“Kita harus berbangga, kita harus mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Metro Jaya atas sikap tegasnya dalam rangka penegakan hukum sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat Jakarta khususnya dan umumnya berdampak pada Indonesia,” kata Gus Rofii.

Sepanjang kepemimpinannya, Gus Roffi menyebut bahwa Kapolda Fadil cukup bagus dalam menjaga Jakarta dari gangguan-gangguan kelompok masyarakat tertentu.

“Lihat apa yang sekarang terjadi, masyarakat damai, masyarakat melakukan aktivitas tanpa adanya demo-demo tanpa adanya tekanan massa,” tandasnya.

Pos terkait