PBHI Bantah Dukung Omnibus Law UU Cipta Kerja

  • Whatsapp
pbhi
Logo PBHI.

Inisiatifnews.com – Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Wilayah Sulawesi Selatan, Rachmat Sukarno membantah bahwa pihaknya memberikan dukungan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Dalam surat yang dikirimkan kepada Inisiatifnews.com, Rachmat menyatakan bahwa organisasinya sangat menentang produk hukum tersebut.

Bacaan Lainnya

“Selama ini perhimpunan bantuan hukum dan hak asasi manusia Indonesia menolak secara tegas UU Omnibus Law,” kata Rachmat dalam surat yang diterima secara langsung oleh Inisiatifnews.com, Kamis (4/2/2021).

Perlu diketahui, bahwa UU Cipta Kerja tersebut masih mendapatkan pertentangan dari banyak Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hingga buruh. Dan produk hukum tersebut saat ini masih menjadi bahan persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK), salah satu pemohonnya adalah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea.

Sebelumnya, Rachmat diberitakan memberikan dukungan terhadap UU Cipta Kerja seperti dalam webinar yang digelar oleh HMI Korkom Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dengan Tema “Telaah Kritis UU Cipta Lapangan Kerja: Dampak Terhadap Dunia Usaha dan Freshgraduate” melalui zoom meeting, Jumat (25/12/2020). Pemberitaan itu dimuat oleh Inisiatifnews.com pada hari Sabtu 26 Desember 2020 dengan judul “UU Cipta Kerja Perlu Didukung Demi Perbaiki Ekonomi Indonesia Akibat Covid-19“.

Namun hasil pemberitaan tersebut, Rachmat merasa keberatan dan merasa tidak pernah menyampaikan statemen tersebut. Karena konteks tersebut sangat tidak sesuai dengan sikap resmi PBHI terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja itu.

Atas dasar itu, kami atasnama redaksi Inisiatifnews.com menyampaikan permohonan maafnya kepada Rachmat Sukarno dan organisasi PBHI secara terbuka. Dan dengan kerendahan hati, kami telah melakukan take down terhadap konten pemberitaan tersebut sebagai mana keinginan dari pihak PBHI atasnama Rachmat Sukarno. [NOE/RED]


Pos terkait