KSPI Bakal Geruduk BPJS Ketenagakerjaan Rabu Besok

  • Whatsapp
Screenshot 2021 02 15 18 32 22 54
BPJS Ketenagakerjaan.

Inisiatifnews.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan, bahwa pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Selain aksi di kantor pusat BPJS Ketenagakerjaan, KSPI juga menggelar aksi di 10 kantor perwakilan (Kanwil) BPJS Ketenagakerjaan di 10 Provinsi di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Kami mewakili buruh Indonesia, Rabu 17 Februari 2021. Jam 10.00 – 12.00 siang, kami akan aksi di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan,” kata Iqbal dalam konferensi persnya, Senin (15/1/2021).

Selain aksi di depan gedung BPJS Ketenagakerjaan, Said Iqbal juga mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung pada esok harinya. Aksi juga akan digelar serentak di 10 kantor Kejaksaan Tinggi Negeri di 10 Provinsi yang ada.

“Aksi 18 Februari 2021 dilakukan di depan kantor Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes KSPI terhadap dugaan tindak pidana korupsi di tubuh BPJS Ketenagakerjaan. Di mana ada indikasi salah kelola dana sebesar Rp 20 Triliun.

“Kami minta direksi BPJS Ketenagakerjaan untuk terbuka dan transparan saja, tidak usah sok menggurui dengan retorika-retorika bahwa sahamnya naik dan baik, bukan itu yang kita persoalkan, tapi yang kita persoalkan ada indikasi salah kelola dana investasi saham dan reksadana sampai Rp 20 triliun,” jelasnya.

Untuk mengawal kasus dugaan salah kelola saham sehingga hilangnya dana sekitar Rp 20 Triliun di BPJS Ketenagakerjaan, Said Iqbal akan bersurat ke Presiden Joko Widodo serta DPR RI untuk melalukan langkah-langkah konkret.

“Kami yakin indikasi dugaan korupsi Rp 20 triliun yang berlangsung 3 tahun berturut-turut itu akan jadi perhatian sungguh-sungguh Pak Presiden Jokowi,” tandasnya.

“Meminta pihak terkait apakah Jaksa Agung, kalau perlu KPK, kalau perlu BPK juga dan yang paling penting DPR, panggil para direksi untuk gali keterangan-keterangan dari direksi dan lembaga investasi yang terkait. Apalagi Dirut belum dipanggil itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Said Iqbal pun meminta dengan tegas agar Kejaksaan Agung sebagai lembaga yang menangani perkara ini untuk menuntaskannya.

“Kami meminta kepada Jaksa Agung terus periksa dan angkat dugaan kasus korupsi di BPJS Ketenagakerjaan sampai ke tingkat pengadilan Tipikor. Usut semuanya, sekecil apapun temuannya,” tandasnya.

Terakhir, Said Iqbal menyatakan bahwa aksi unjuk rasa tersebut akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat sebagai wujud dukungan KSPI terhadap upaya negara menanggulangi pandemi Covid-19.

Untuk memasifkan aksi unjuk rasa tersebut, seluruh agenda aksi baik hari Rabu dan Kamis akan disiarkan secara live di seluruh media sosial yang dimiliki, baik di Facebook, Twitter maupun Instagram. [NOE]

Pos terkait