Presiden KSPI Harap Presiden Perhatikan Kasus BPJS Ketenagakerjaan

  • Whatsapp
said iqbal kspi
Presiden KSPI, Said Iqbal.

Inisiatifnews.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyampaikan, bahwa pihaknya secara resmi telah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung, ST Burhanuddin tentang penuntasan kasus dugaan tindak pidana korupsi di BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 20 Triliun.

“KSPI sudah kirim surat 2 hari lalu ke Bapak Jaksa Agung dan surat itu sudah ditembuskan resmi ke Presiden Jokowi,” kata Said Iqbal dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (15/2/2021).

Bacaan Lainnya

Bahkan dalam waktu dekat, ia juga akan mengirimkan surat khusus kepada Presiden Joko Widodo agar ada perhatian besar dari Kepala Negara terhadap dugaan salah kelola keuangan BPJS Ketenagakerjaan yang membuat duit sebesar itu hilang.

“Kami akan kirim surat khusus ke Presiden Jokowi. Kami yakin pak Jokowi melalui Setneg akan baca dan perhatikan surat KSPI itu. Kami yakin betul pak Jokowi akan mengambil tindakan apabila dugaan indikasi korupsi Rp 20 triliun itu benar terjadi,” ujarnya.

Keyakinan besar bahwa Presiden Jokowi akan memperhatikan kasus tersebut adalah dengan melihat track record yang selama ini terjadi. Di mana dua orang menteri di Kabinet Indonesia maju saja dijebloskan ke penjara karena menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

“Apalagi 2 menteri di Kabinet Pak Jokowi diambil tindakan, bahkan kasus Asabri dan Jiwasraya juga diambil tindakan melalui aparat-aparat terkait. Walau memang tidak secara langsung, kami beliau memberikan support,” tandasnya.

Dengan dasar itulah, Said Iqbal meyakini bahwa Presiden Joko Widodo tidak akan pandang bulu untuk menegakkan keadilan di Indonesia. Apalagi kata Iqbal, uang yang hilang akibat dugaan salah kelola dana investasi itu adalah uang buruh dan perusahaan yang diiurkan setiap bulannya, sekaligus ada dana negara di dalamnya.

“Kami yakin indikasi dugaan korupsi Rp 20 triliun dimana BPJS Ketenagakerjaan selama 3 tahun berturut-turut mengalami salah kelola keuangan itu akan jadi perhatian sungguh-sungguh Pak Presiden Jokowi,” imbuhnya. []

Pos terkait