Tantang Jokowi Buktikan Revisi UU ITE, PSI ke Mardani : Jadi Oposisi yang Produktif

  • Whatsapp
Raja Juli Antoni
Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni.

Inisiatifnews.com – Sekretaris Jenderal DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni memberikan sindiran kepada Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

Di mana dalam komentarnya, Mardani menantang agar Presiden Joko Widodo membuktikan wacana revisi UU ITE dalam kurun waktu satu bulan ke depan.

Bacaan Lainnya

Raja pun meminta agar Mardani tidak asal berwacana di ruang publik, sementara tugas pokok dan fungsinya sebagai anggota Parlemen bisa melakukan langkah-langkah sebagai legislator jika merasa UU ITE bermasalah.

“Ayolah bang Mardani Ali Sera, berhenti beretorika. Bila UU yang dulu PKS ikut sahkan ini benar-benar bermasalah mulai kerja merevisi,” kata Raja, Jumat (19/2/2021).

Sikap kritis orang-orang seperti Mardani Ali Sera ini menurut Raja seharusnya bisa berpikir dan bekerja produktif. Jika benar ingin melakukan pembenahan, seharusnya melalui instrumen di Senayan, mereka bisa melakukannya.

“Kalian ada anggota DPR, staf ahli, staf fraksi dll. Mulai buat legal drafting yang keren. Jadi oposisi yang produktif. Jangan gabut,” tukasnya.

Perlu diketahui, bahwa Mardani Ali Sera memberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) waktu selama satu bulan untuk membuktikan keseriusan niat merevisi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Apresiasi niat revisi UU ITE. Kami tunggu satu bulan ini tindak lanjut niat baik ini,” kata Mardani kepada wartawan, Kamis (18/2).

Ia pun mengingatkan Jokowi bahwa Pasal 27 dan Pasal 28 UU ITE sering bersifat karet alias multitafsir di tengah masyarakat. Bahkan, menurutnya, dua pasal itu berpeluang untuk melemahkan demokrasi Indonesia karena membuat masyarakat takut untuk bersuara.

Mardani berjanji, pihaknya akan mendukung segala upaya yang menyehatkan demokrasi.

“Tapi, kalau drama, apalagi gimmick, rakyat akan melihatnya,” lanjut Mardani. []


Pos terkait