Keluarga Ciganjur Sentil Rachland Nashidik

  • Whatsapp
Profil 001 CMYK resize
Alissa Wahid. [source photo : Shinta Meliza/DewiMagazine]

Inisiatifnews.com – Putri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid membantah kicauan politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik tentang pembangunan makam ayahandanya berasal dari dana negara.

“Bang Rachland Nashidik, makam Gus Dur sampai saat ini dibiayai oleh keluarga Ciganjur, termasuk prasasti. PP Tebuireng pun hormati ini,” kata Alissa, Sabtu (20/2/2021).

Bacaan Lainnya

Pun jika ada bantuan dari negara, sifatnya bukan pembangunan makam, melainkan penyediaan infrastruktur bagi masyarakat untuk mengakses area pemakaman tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU) itu.

“Dana Negara tidak untuk makam tetapi untuk jalan raya, lahan berjualan warga. Maklum, ada 1,5-2 juta peziarah setiap tahun. Negara urus ini,” ujarnya.

Lantas apakah ada dana negara juga untuk museum Gus Dur?. Alissa Wahid juga membantahnya.

“Tidak ada dana museum Gus Dur. Yang ada bantuan untuk museum Islam Nusantara, setahu saya disepakati Gus Solah dengan Pemerintah sebelum Gus Dur wafat,” tambahnya.

Selain itu, memang negara memberikan dana bantuan untuk perawatan makam di kawasan Pondok Pesantren Tebuireng. Hanya saja dana itu untuk perawatan makam KH Hasyim Asyari dan KH Wahid Hasyim saja, bukan untuk perawatan makan Gus Dur.

“FYI, tiap bulan makam Tebuireng terima sedikit (banget) bantuan dari Pemerintah, untuk mengelola makam Pahlawan Nasional yaitu Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahid Hasyim. Makam Gus Dur tidak termasuk,” paparnya.

Oleh karena itu, Alissa pun memberikan nasehat yang baik kepada Rachland agar lain kali tidak sembarangan berkata-kata.

“Jadi next time lebih hati-hati ya, Rachland Nashidik. Jangan asal,” tutupnya.


Pos terkait