SBY Diingatkan Evaluasi Partai Demokrat di Internal Saja

  • Whatsapp
as hikam
Muhammad AS Hikam.

Inisiatifnews.com – Akademisi dari President University, Muhammad AS Hikam memberikan nasehat kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar melakukan evaluasi internal saja di tubuh partai yang membawanya menjadi Presiden 2 periode itu.

“SBY seyogyanya batasi evaluasinya dalam bingkai konflik internal elit Partai Demokrat saja,” kata Hikam, Jumat (26/2/2021).

Bacaan Lainnya

Ia khawatir ketika SBY mengeluarkan tudingan ke pihak eksternal dan digaungkan kencang di ranah publik, justru bisa menjadi persoalan besar dan sulit dibendung.

“Tudingan kepada pihak-pihak eksternal tak perlu dibuka di ranah publik, bisa-bisa memicu kriwikan jadi grojogan (masalah kecil jadi masalah besar -red),” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa SBY menyampaikan keyakinannya terhadap upaya kudeta yang dilakukan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko kepada kepemimpinan yang sah di Partai Demokrat.

Walaupun dilakukan oleh Kepala Kantor Staf Presiden, ia yakin apa yang dilakukan Moeldoko tidak diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melalui saluran Youtube Partai Demokrat, SBY menyebutkan bahwa secara pribadi dirinya meyakini bahwa Presiden memiliki integritas yang jauh berbeda dengan perilaku pembantu dekatnya itu.

“Secara pribadi saya sangat yakin bahwa yang disebutkan Moeldoko adalah diluar pengetahuan Presiden Jokowi. Saya juga yakin bahwa Presiden Jokowi memiliki integritas yang jauh berbeda dengan prilaku pembantu dekatnya itu,” kata SBY, Rabu (24/2).

Dia menuturkan bahwa partai bintang mercy itu justru berpandangan bahwa yang dilakukan mantan Panglima TNI itu sangat menganggu dan merugikan nama baik dirinya sendiri.

Presiden ke-6 RI itu juga yakin bahwa sejumlah pejabat pemerintah seperti Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Menkumham Yasonna Laoly hanya dicatut nama oleh Moeldoko.

“Demikian juga nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan yang juga disebut-sebut namanya. Partai Demokrat percaya bahwa para pejabat tersebut memiliki integritas. Betul-betul tidak tahu menahu dan tidak masuk diajak jika ingin mengganggu Partai Demokrat,” ujarnya.

Kepada orang-orang yang ingin merebut Partai Demokrat, SBY pun dengan tegas menyatakan bahwa Demokrat tidak untuk diperjualbelikan.

“Saya katakan dengan jelas dan tegas bahwa Partai Demokrat not for sale, partai kami bukan untuk diperjualbelikan, walaupun Demokrat bukan partai yang kaya raya dari segi materi kami tidak tergiur dengan uang anda seberapapun besarnya,” tegasnya. []

Pos terkait