Uki Sebut Habib Rizieq Tengil

  • Whatsapp
dedek prayudi
Juru bicara PSI, Dedek "Uki" Prayudi.

Inisiatifnews.com – Eks juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek “Uki” Prayudi kesal dengan sikap terdakwa kasus kerumuman Petamburan dan Megamendung, Habib Rizieq Shihab yang dinilai tidak menghormati persidangan yang dipimpin oleh hakim ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Suparman Nyompa.

Di mana saat itu, hakim bertanya kepada Habib Rizieq apakah akan menggunakan haknya jika merasa keberatan dengan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau tidak. Namun, Habib Rizieq bukannya menjawab, malah mengaji.

Bacaan Lainnya

Sikap Habib Rizieq inilah yang dinilai Uki adalah tindakan yang tidak tepat di dalam acara persidangan negara.

“Udah di pengadilan aja masih tengil, pak Rizieq ini,” kata Uki di akun Twitter pribadinya, Sabtu (20/3/2021).

Tak lama, Uki juga membalas kicauan petinggi Partai Demokrat Andi Arief. Di mana salah satu orang dekat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berharap ada perilaku yang adil terhadap Habib Rizieq.

“Perlakuan terhadap HRS sangat tidak adil. Semoga diberi kesabaran. Ada saatnya ketidakadilan tak kuasa melawan batu karang,” tulis @Andiarief__.

Bagi Uki, kicauan Andi Arief hanya bentuk pembenaran saja untuk membela Habib Rizieq. Padahal, sikap mantan imam besar ormas yang telah dibubarkan oleh pemerintah itu telah mencoreng wajah persidangan yang terhormat.

“Berbicara keadilan dengan membela residivis sejak era SBY yang kini berstatus terdakwa yang dengan arogannya “meludahi” pengadilan, ini pakai logika keadilan apa? Dia cuma seorang yang suka buat ulah tapi takut menanggung akibat ulahnya sendiri karena dibela orang-orang kayak anda ini,” jawab Uki ke Andi Arief.

Perlu diketahui, bahwa di dalam acara persidangan yang digelar di PN Jakarta Timur pada hari Jumat 18 Maret 2021, Habib Rizieq yang berperan sebagai terdakwa tidak diberikan ijin untuk hadir di ruang persidangan. Alasan hakim Suparman adalah kondisi yang saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19, sehingga alasan kesehatan khususnya bagi terdakwa menjadi pertimbangan tersendiri.

Sayangnya, kebijakan majelis hakim ditolak oleh Habib Rizieq maupun tim kuasa hukumnya. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengikuti persidangan tersebut sepanjang dirinya masih dihadirkan dalam mekanisme virtual.

“Silakan kalau mau dilanjutkan, majelis hakim sidang bersama JPU tanpa kehadiran saya dan kuasa hukum. Saya ikhlas ridho berapapun vonis yang dijatuhkan. Saya tidak akan ikuti persidangan secara online, tapi kalau offline saya siap ikuti.

Pos terkait