Para Wali Santri Kalbar Ucapkan Terima Kasih ke Anggota DPR Ini

  • Whatsapp
Alifudin
Foto : Istimewa

Pontianak, Inisiatifnews.com – Para orang tua atau wali santri Kalimantan Barat mengaku bersyukur dan berterima kepada anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Alifudin.

Di mana sebelumnya, mereka merasa keberatan dengan wacana kebijakan pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang mewajibkan swab test PCR terhadap para santri yang akan kembali ke pondok pesantren yang akan berlangsung pada bulan April mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat berterima kasih dan mengucapkan syukur atas apa yang diperjuangkan oleh wakil rakyat kita, Pak Alifudin atas disampaikannya aspirasi kami dari para santri,” kata salah satu wali santri, H Iwan Rimawan, Sabtu (27/3/2021).

Kebijakan tersebut akhirnya mendapatkan respon yang positif dari Pemprov Kalimantan Barat.

Bagi Iwan, kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat tersebut menjadi jawaban atas doa dan ikhtiar para santri yang ingin pulang ke Kalimantan Barat saat libur bulan Ramadhan, namun secara teknis belum disosialisasikan kepada para santri atau wali santri Kalimantan Barat yang mondok di luar Pulau Kalimantan.

“Kami juga berterima kasih kepada Pak Gubernur atas kebijakannya, namun harapannya secara teknis bisa disampaikan bagaimana kami bisa naik pesawat dari bandara keberangkatan dan diidentifikasi, maka kami ingin ada sosialisasi untuk penjelasan teknisnya, dan semua pihak bisa bersama-sama mengawal kebijakan yang baik ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, para wali santri sempat protes dengan kebijakan Pemprov Kalimantan Barat yang mewajibkan semua penumpang pesawat terbang untuk melakukan swab test. Apalagi untuk melakukan swab, biaya yang harus dikeluarkan tentu sangat besar dan kondisi ini dianggap memberatkan finansial mereka.

Keluhan ini didapati oleh anggota DPR RI dari Dapil Kalbar 1 tersebut dalam reses di Kalimantan Barat pada (11/3/2021) lalu.

Suara ini kemudian dibawa langsung oleh Alifudin ke dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa instansi terkait yakni Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Alifudin langsung menyampaikan aspirasi wali santri bahwa mereka keberatan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk swab test PCR menjelang kembalinya ke Kalimantan Barat itu.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menyampaikan akan membuat kebijakan untuk memberikan bantuan pemeriksaan swab PCR para santri yang datang pada libur Ramadhan, tujuannya adalah untuk meringankan biaya saat kepulangan para santri asal Kalbar.

“Para santri hanya menggunakan surat keterangan swab rapid antigen dengan hasil negatif, namun Pemprov Kalbar akan membantu melakukan swab PCR di Bandara kedatangan,” tutur Sutarmidji saat memberikan sambutan pada kegiatan kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI ke Kalbar hari ini. [REL]

Pos terkait