Ida Fauziyah Buka Posko Pengaduan THR Keagamaan 2021

  • Whatsapp
Ida Fauziyah
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah.

Inisiatifnews.com – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka Pos Komando (Posko) Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2021.

“Saya siang ini meluncurkan Posko THR Keagamaan Tahun 2021 di Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Ida Fauziyah, Senin (19/4/2021).

Bacaan Lainnya

Posko ini dibentuk sebagai bentuk upaya pemerintah dalam memberikan perhatian kepada para pekerja Indonesia untuk mendapatkan haknya.

“Kami membentuk posko THR 2021 di Kemnaker bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi, konsultasi, memantau pelayanan pengaduan pembayaran THR,” ujarnya.

Selain itu, Ida juga menyampaikan jika posko THR tersebut akan melibatkan berbagai elemen lembaga pemerintahan, bahkan hingga aparat penegak hukum.

“Memantau pelaksanaan penegakan hukum, dan koordinasi terkait hasil pelaksanaan penegakan hukum pembayaran THR Keagamaan kepada instansi lain. Semua unit di Kemnaker dilibatkan dalam posko. Begitupun teman-teman representasi serikat pekerja/buruh dan pengusaha yang termasuk dalam DEPENAS (Dewan Pengupahan Nasional -red),” jelasnya.

Bagi masyarakat khususnya kaum pekerja yang ingin terkoneksi dengan posko ini, Ida menyampaikan jika aksesnya akan dipermudah. Bahkan pengaduan secara online pun disediakan untuk memudahkan masyarakat.

“Masyarakat dapat mengakses Posko ini melalui 2 cara yaitu secara luring dan daring. Saya tadi pastikan bahwa pelayanan luring atau tatap muka bisa dilakukan dengan menggunakan protokol kesehatan. Posko ini akan berdiri hingga 20 Mei 2021 (selama jam kerja),” paparnya.

Selanjutnya, Ida Fauziyah juga meminta kepada seluruh jajaran kepala daerah di semua lapisan untuk membuka posko serupa, sehingga pengaduan masyarakat juga bisa cepat diinventarisir.

“Saya juga meminta gubernur, bupati, dan walikota untuk membuka posko ini daerahnya masing-masing,” tegasnya.

S”ekali lagi, keberadaan posko THR Keagamaan 2021 sebagai bentuk fasilitasi pemerintah agar hak pekerja atau buruh untuk mendapatkan THR 2021 benar-benar bisa dibayarkan sesuai ketentuan yang ada,” pungasknya. [NOE]

Pos terkait