Husin Shihab Dukung Negara Babat Habis KKB Papua

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2021 02 26 at 22.52.43
Habib Muannas Alaidid dan Habib Husin Alwi Shihab.

Inisiatifnews.com – Praktisi hukum dari Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Husin Alwi Shihab mangapresiasi sikap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo tentang menyikapi kelompok teroris separatis (KTS) Papua.

Menurutnya, para kelompok teroris bersenjata tersebut adalah kelompok yang terlatih namun bengis dalam bersikap. Hal ini lantaran sudah banyaknya warga sipil dan aparat keamanan Negara Indonesia gugur akibat ulah mereka.

“KKB itu bengis dan terlatih. Sudah waktunya TNI-Polri ambil tindakan tegas dan terukur terhadap kelompok separatis di Papua,” kata Husin dalam keterangannya, Senin (26/4/2021).

Terlebih lagi, saat ini tengah hangat pemberitaan tentang gugurnya salah satu prajurit terbaik Kopassus TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha akibat ditembak kelompok separatis tersebut tembus di kepalanya.

Atas dasar itu, ia menilai memang pantas kelompok tersebut diberatas dengan pengerahan seluruh kekuatan yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Semoga dengan kejadian gugurnya Kabinda Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny jadi pelajaran bagi anggota di sana dan lebih waspada dalam menjalankan tugasnya,” tuturnya.

Perlu diketahui, bahwa Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar aparat TNI, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) menurunkan kekuatan penuh untuk menindak tegas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Sebab menurutnya tidak boleh lagi ada toleransi terhadap KKB untuk melakukan aksi kejahatan yang meresahkan masyarakat serta mengakibatkan korban jiwa.

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI Putu I Gusti Putu Danny Nugraha akibat ditembak oleh KKB di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Beliau gugur dalam kontak senjata dengan KKB akibat terkena tembakan di bagian kepala,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Senin (26/4).

Bahkan Bamsoet pun meminta agar aparat keamanan tidak ragu dalam membabat habis seluruh KKB Papua di manapun mereka berada. Bahkan ia tak peduli dengan konteks Hak Asasi Manusia (HAM) kepada kelompok separatis bersenjata itu.

“Saya meminta pemerintah dan aparat keamanan tidak ragu dan segera turunkan kekuatan penuh menumpas KKB di Papua yang kembali merenggut nyawa. Tumpas habis dulu. Urusan HAM kita bicarakan kemudian. Kalau perlu turunkan kekuatan 4 Matra terbaik yang kita miliki selain Brimob Polri. Gultor Kopassus, Raiders, Bravo dan Denjaka. Kasih waktu satu bulan untuk menumpas mereka,” lanjutnya. [NOE]