Muannas Sepakat KKB yang Mau Taubat Diberi Kesempatan Dialog

  • Whatsapp
WhatsApp Image 2021 02 26 at 22.52.43
Habib Muannas Alaidid dan Habib Husin Alwi Shihab.

Inisiatifnews.com – Direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid sangat setuju kalau pemerintah mengedepankan unsur kehati-hatian di dalam penanggulangan terorisme di Papua.

Dan bagi siapapun kelompok teroris dan separatis yang mau bertaubat dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk diberikan kesempatan berdialog dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama.

Bacaan Lainnya

“Setuju penyelesaian papua memang harus diselesaikan secara hati-hati dan damai tetapi bagi mereka yang masih mau membuka dialog bukan dengan pihak yang nyata-nyata lebih memilih angkat senjata dan terorganisir mau memisahkan diri,” kata Muannas kepada Inisiatifnews.com, Jumat (30/4/2021).

Bagi Muannas, KKB Papua yang melakukan tindakan separatis dan aksi membunuh aparat serta melakukan teror terhadap masyarakat sipil jelas berbeda dengan kelompok yang ingin mengentaskan persoalan mereka secara damai dan jalur dialog.

KKB yang melakukan perilaku terorisme tentu sudah sepantasnya ditertibkan dengan pendekatan keamanan sesuai dengan UU Nomor 15 Tahun 2018.

“Kelompok bersenjata di Papua harus dipisahkan dari mereka yang ingin menyelesaikan Papua secara damai, bukan melalui aksi teror dengan membunuh warga sipil tak berdosa bahkan aparat negara yang semakin hari terus bertambah,” tuturnya.

Oleh karena itu, Muannas pun sangat sepakat ketika Presiden Joko Widodo melalui Menko Polhukam Mahfud MD memberikan label KKB Papua sebagai teroris.

“Cap teroris terhadap kelompok bersenjata oleh pemerintah sudah tepat, pendekatan dialog dan ketegasan sikap dalam penyelesaian Papua mestinya didukung semua pihak demi keutuhan NKRI dan melindungi warga negaranya,” pungkasnya. [NOE]

Pos terkait