Amien Rais Deklarasikan Partai Ummat, Mahfud MD : Selamat

  • Whatsapp
IMG 20210423 WA0014
Menko Polhukam Mahfud MD menjadi khatib shalat Jumat di Masjid Al Markaz Al Islami, Jalan Masjid Raya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Jumat (23/4).

Inisiatifnews.com – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD mengucapkan selamat atas dideklarasikannya Partai Ummat oleh mantan Ketua MPR RI Amien Rais.

“Selamat atas didirikannya Partai Ummat,” kata Mahfud MD, Sabtu (1/5/2021).

Bacaan Lainnya

Ia pun berharap dengan lahirnya Partai Ummat, Amien Rais dan rekan-rekannya bisa memberikan kemajuan bagi kehidupan demokrasi di tanah air.

“Semoga bisa menjadi darah segar bagi perkembangan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut, bahwa kehidupan politik di Indonesia memang butuh figur. Partai Politik yang lebih akuntabel. Tujuannya adalah bagaimana menjaga iklim demokrasi yang lebih baik lagi.

“Kita perlu parpol-parpol yang sehat untuk menegakkan negara demokrasi-konstitusional,” tuturnya.

Amien Rais deklarasikan Partai Ummat

Mantan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Amien Rais hari ini telah resmi mendeklarasikan partai barunya, yakni Partai Ummat.

Dalam sambutannya, Amien Rais menyapaikan bahwa tujuan dari berdirinya partai barunya itu adalah untuk menegakkan keadilan dan melawan kedzaliman.

“Kami partai Umat bersama anak bangsa lainnya Insya Allah akan bekerja, berjuang dan berkorban apa saja untuk melawan kedzaliman dan menegakkan keadilan,” kata Amien Rais dalam video streaming yang disiarkan melalui channel Youtube pribadinya, Kamis (29/4).

Partai Ummat ini didirikan sebagai bentuk langkah politis pihaknya untuk melakukan perbaikan negeri dengan cara konstitusional. Ia tak ingin gerakan politiknya berjalan di jalur inkonstisional.

“Kami yakin seluruh mekanisme demokrasi kita dan konstitusi kita lebih dari cukup untuk melakukan perbaikan kehidupan nasional, sehingga kita tidak perlu cara-cara ekstra parlementer dan cara-cara ekstra konstitusional,” ujarnya. [NOE]

Pos terkait