LBH PB SEMMI Minta Aparat Jangan Sampai Lukai Warga Sipil Papua

  • Whatsapp
gurun arisastra
Gurun Arisastra.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Konflik di tanah Papua masih terus terjadi, informasi terakhir tewasnya Denis Wanimbo alias Timika Wanimbo yang merupakan bagian dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) ditembak mati oleh aparat militer satgas Nemangkawi pada Kamis 13 Mei 2021 lalu, kemudian saat ini muncul informasi 3 (tiga) perempuan Papua yang berusia muda meninggal dunia akibat ditembak mati oleh Satgas Nemangkawi.

Hal tersebut membuat Direktur Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Gurun Arisastra turut angkat bicara. Dirinya berharap kekerasan terhadap warga sipil Papua jangan sampai terjadi.

Bacaan Lainnya

“Benar atau tidak informasi meninggalnya 3 (tiga) perempuan muda Papua ditembak oleh aparat Militer Indonesia, saya berharap jangan sampai militer kita melakukan kekerasan terhadap warga sipil Papua, jika terjadi saya mengecam tindakan itu,” kata Gurun Arisastra kepada wartawan di Jakarta, Senin (17/5/2021).

Dirinya menambahkan dalam menghadapi kelompok kriminal bersenjata di Papua tetap harus dilakukan dengan tindakan-tindakan yang terukur bukan membabi buta.

“Militer kita dalam menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata tetap harus dengan tindakan yang terukur, jangan membabi buta,” tuturnya.

Aktivis yang juga Advokat muda ini meminta Pemerintah juga jangan hanya melakukan operasi militer tapi mengabaikan upaya pendekatan kemanusiaan.

“Kita juga jangan hanya operasi militer, harus ada upaya juga pendekatan kemanusiaan dan perundingan, sampai kapan tanah Papua terus berlumuran darah?,” pungkasnya.

Pos terkait