PB SEMMI Gelar Vaksinasi Massal di Unpam

  • Whatsapp
Vaksinasi PB SEMMI
Kegiatan vaksinasi massal "Goes To Campus" yang digelar oleh PB SEMMI di Universitas Pamulang (Unpam).

Tangerang Selatan, Inisiatifnews.com – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) melanjutkan program Vaksinasi untuk Mahasiswa (Vaksinasi Massal Goes To Campus). Kali ini, program tersebut digelar di Universitas Pamulang (Unpam) Kota Tangerang Selatan.

Program vaksinasi goes to campus ini digelar sebagai bentuk upaya nyata organisasi pemuda dan kemahasiswaan itu untuk membantu pemerintah dalam melancarkan program vaksinasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Apalagi, program vaksinasi tersebut merupakan langkah Indonesia untuk menuju herd-immunity dari pandemi korona.

“Sebagai organisasi mahasiswa PB SEMMI tidak hanya aktif melakukan kritik terhadap pemerintah sebagaimana yang selama ini dilakukan sebagai sosial kontrol. Bekerjasama dengan Mabes Polri dan Satgas Covid-19 DPR RI, PB SEMMI juga terlibat aktif percepatan program Vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah untuk mencapai herd immunity sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu,” kata Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra di Tangerang Selatan, Senin (19/7/2021).

Vaksinasi untuk mahasiswa pertama dengan target 2.000 (dua ribu) mahasiswa telah dilakukan pada tanggal 15-16 Juli 2021 di Universitas Indraprasta (Unindra) Jakarta Selatan dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah mencapai target.

Kemudian, vaksinasi dilanjutkan di Unpam. Kegiatan vaksinasi kedua yang digelar oleh PB SEMMI ini ditargetkan mencapai 4.000 (empat ribu) mahasiswa.

Sementara itu, tenaga vaksinator dilakukan oleh Tim Dokkes Polda Metro Jaya.

“Dengan jumlah mahasiswa Unpam yang ada PB SEMMI yakin target vaksinasi di Unpam akan tercapai,” ujarnya.

Lawan hoaks Covid-19

Bintang Wahyu Saputra
Ketua Umum PB SEMMI saat memberikan sambutan di acara program vaksinasi massal yang diselenggarakannya. [foto : Istimewa]

Bintang juga mengatakan, bahwa di tengah upaya keras pemerintah keluar dari Pandemi Covid-19, PB SEMMI menyayangkan masih ada kelompok masyarakat yang menyebarkan hoaks dan ujaran dengan narasi provokatif baik terkait PPKM Darurat maupun soal vaksinasi.

Sayangnya. Di tengah upaya keras pemerintah keluar dari Pandemi Covid-19 masih ada kelompok masyarakat yang menyebarkan hoaks dan ujaran bernarasi provokatif sejak awal Pandemi ini terjadi.

Ironisnya lagi, hoax dan narasi provokatif yang bertebaran di media dan media sosial di saat PPKM Darurat semakin masif.

“PB SEMMI Berpandangan hal ini sama saja dengan menebarkan ketakutan di masyarakat,” terang Bintang.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya sangat tahu dan mengerti bahwa kebijakan pemerintah terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang saat ini masih berlangsung telah memberatkan masyarakat kecil. Namun demikian PPKM Darurat adalah cara paling efektif menekan laju penularan virus Corona varian Delta yang sulit dikendalikan.

“Belajar dari India yang bisa mengendalikan varian Delta karena Kota Delhi dan Kota lainnya ditutup selama tiga bulan keputusan pemerintah menerapkan PPKM Darurat harus didukung semua pihak. Sekarang saat yang tepat semua komponen masyarakat bersatu dalam suasana PPKM Darurat dengan saling membantu satu sama lain,” paparnya.

Bintang juga mengatakan, bahwa mereka yang ekonominya mapan dan memiliki kekayaan berlebih hendaknya menyisihkan sebagian hartanya membantu Rakyat yang kesulitan selama PPKM Darurat.

“Kepada mereka yang menebar hoaks, PB SEMMI meminta dan menegaskan untuk berhenti menebar ketakutan di masyarakat,” ucapnya.

Bintang menegaskan, bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani Covid-19 karena Pandemi ini musuh bersama yang harus kita lawan secara gotong royong.

“Dengan semangat Pancasila PB SEMMI yakin kita bisa memenangkan Indonesia melawan Covid-19,” tandas Bintang.

Pos terkait