Andi Arief Bandingkan Demo Era SBY dan Jokowi, Netizen : Mau Bunuh Rakyat?

  • Whatsapp
Andi Arief
Wasekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

Inisiatifnews.com – Petinggi DPP Partai Demokrat, Andi Arief membandingkan aksi demonstrasi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo.

Menurut Andi, SBY tidak pernah mempermasalahkan ketika ada masyarakat yang melakukan demonstrasi, sekalipun menuntut SBY dan Wapresnya saat itu yakni Budiono untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

Bacaan Lainnya

“Dulu jaman SBY Boediono meski tidak kangen didemo, namun tidak alergi didemo, bahkan sampai tuntutan menurunkan SBY Boediono,” kata Andi Arief, Sabtu (24/7/2021).

Sontak, kicauan Andi Arief direspon banyak netizen. Tidak sedikit yang mempertanyakan nalar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Demokrat itu.

Salah satunya adalah pemilik akun @XickhLaLotik. Ia juga mempertanyakan apakah hati nurani Andi Arief masih berfungsi dengan baik atau tidak. Hal ini karena konten tweet Andi Arief tidak tepat diutarakan di situasi Indonesia sedang krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19.

“Bukan persoalan Anti didemo atau takut didemo tapi pakai akal dan perasaan kau, saat ini situasi sedang bagaimana, kita lagi kritis dengan Pandemi lah kalian ngumpul demo apa ini kontekstual?? Nurani mu mati ya? Kapan demo ke KPK buat buka kasus mangkrak hambalang?,” tulisnya.

Selain itu, ada juga pemilik akun @KangDakumu juga berkomentar tentang cuitan Andi Arief.

Ia menilai jika para Mahasiswa tetap memaksakan melakukan aksi unjuk rasa di tengah situasi pandemi seperti saat ini, justru akan membahayakan diri para demonstran sendiri.

“Bebal, ga peka, mau membunuh rakyat, dimasa Pandemi, anda harus ngerti menempatkan Demokrasi dimana tempat yang pas,” kata Kang Daku.

Pos terkait