Dahnil Anzar Simanjuntak Apresiasi Aksi Blusukan Risma Cek Langsung BST

  • Whatsapp
dahnil anzar simanjuntak
Staf Khusus Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Komunikasi Publik, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Inisiatifnews.com – Dahnil Anzar Simanjuntak mengapresiasi langkah Menteri Sosial Tri Rismaharini yang melakukan gerak cepat dengan blusukan ke masyarakat secara langsung untuk melakukan pengecekan tentang penyaluran bantuan sosial tunai (BST).

Bahkan apa yang dilakukan oleh Risma adalah langkah yang sangat tepat untuk memastikan apakah bantuan sosial yang dikucurkan oleh negara kepada rakyatnya sampai atau tidak.

Bacaan Lainnya

“Gercep Bu Mensos Risma mengecek apakah bansos nyampai ke rakyat langsung sesuai atau tidak jumlahnya, tepat,” kata Dahnil, Kamis (29/7/2021).

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah itu menyebut, bahwa sudah menjadi rahasia umum bahwa adanya oknum-oknum yang tak bertanggungjawab memanfaatkan distribusi bantuan sosial pemerintah kepada rakyat untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Modusnya banyak cara, akan tetapi pada umumnya adalah pengurangan jumlah bantuan yang seharusnya diterima utuh oleh rakyat karena situasi sulit, seperti pandemi Covid-19 saat ini.

“Seringkali rantai distribusi pada tingkat tertentu terjadi pemotongan atau kecurangan, dilakukan oleh aparatur-aparatur yang tak bertanggungjawab,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa Risma telah menyambangi beberapa masyarakat termasuk di perkampungan dan pemukiman padat penduduk di Kota Tangerang. Kegiatan untuk mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST).

Lokasi pertama yang dia sambangi memang berada di bilangan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang berdekatan dengan rumah Gubernur Banten, Wahidin Halim. Lalu, lokasi kedua, rombongan Kemensos langsung meluncur ke Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Saya ini pak bu, sengaja tidak kasih tahu pemerintah setempat ya. Saya sendiri mau tahu langsung bagaimana masyarakat menerima bantuan sosial ini,” kata Risma di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (28/7).

Politikus PDIP ini mengaku mengetahui secara pasti soal BST yang didistribusikan ke Kota Tangerang dengan nilainya Rp 600 ribu. Dalam kesempatan itu, dia bertemu warga bernama Wowoh yang mengaku sempat diminta uang agar dana BST bisa diambil.

“Kamu dananya dipotong oleh siapa? Sebut namanya, ada polisi di sini yang siap menindaklanjuti,” katanya pada Wowoh.

Adapun Wowoh mengungkapkan, saat itu ada yang memintanya uang Rp 50 ribu agar bisa cair, meski akhirnya bantuan itu tetap sampai ke dirinya.

“Ada orang saya dimintai uang tunai Rp 50 ribu. Tapi sampe sih bantuannya ke saya, awalnya emang agak ribet, bolak-balik gitu,” kata dia bercerita kepada Risma.

Pos terkait