Mahfud MD Jelaskan Perihal WNA Raih Bintang Jasa Utama

  • Whatsapp
Screenshot 20210812 213521 Drive

Inisiatifnews.com – Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan Mahfud MD menjelaskan terpilihnya Johann Georg Andreas Goldammer sebagai satu-satunya Warga Negara Asing (WNA) penerima tanda jasa kehormatan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pemberian tanda jasa kehormatan ini dilakukan hari ini di Istana Negara, Jakarta Pusat. Goldammer yang merupakan warga negara Jerman ini dianugerahi Bintang Jasa Utama.

Bacaan Lainnya

“Dia banyak menjadi konsultan di bidang lingkungan hidup di Kementerian Lingkungan Hidup,” ungka Mahfud Md dalam keterangannya Kamis (12/8/21).

Dari keterangannya, Goldammer merupakan ilmuwan asal Jerman bidang kebakaran. Dia merupakan Direktur Global Monitoring Center (GFMC) Max Planck Institute for Chemistry, Freiburg University. Goldammer tercatat sebagai Professor for Fire Ecology and Fire Management di Freiburg University.

Selain Goldammer, Bintang Jasa Utama juga diberikan Jokowi pada tiga orang lain, yakni Eurico Guterres, Ketua Umum Uni Timor Aswain (UNTAS) dan Ketua Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur. Lalu Almarhum Rusdi Sufi, seorang Akademisi dan pemeliharaan warisan sejarah serta budaya Aceh dan Ishadi Soetopo Kartosapoetro Komisaris Trans Media.

Mahfud MD juga menjelaskan perihal Eurico sebagai salah satu penerima tanda jasa kehormatan dari Presiden Jokowi. Dia dianugerahi Bintang Jasa Utama.

“Dulu pejuang bersama NKRI. Dan ikut membangun Timor Timur sebagai bagian dari NKRI,” ungkap Mahfud.

Eurico adalah bekas milisi Timor Timur yang prointegrasi dengan Indonesia. Ia lahir di Viqueque, Timor pada 4 Juli 1969. Ia memilih kebangsaan Indonesia setelah Timor Timur akhirnya merdeka. Di era pemerintahan Presiden BJ Habibie, Eurico sempat menjadi anggota DPRD.

Pada 27 November 2002, Pengadilan Negeri HAM Ad Hoc di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis Eurico 10 tahun penjara. Ia dituduh melakukan pembantaian pasca-referendum dan penghancuran ibu kota Dili. Namun pada 2008, Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan peninjauan kembali bekas Wakil Panglima Pasukan Pejuang Prointegrasi ini dan membebaskannya.

Eurico juga menjadi Ketua Umum Uni Timor Aswain (UNTAS) pada 2010 hingga 2019. UNTAS adalah wadah resmi yang mewakili warga eks Timor Timur yang masih setia dan menetap di Indonesia.

Selama ini, Eurico juga dikenal aktif di partai politik. Ia kerap bergonta-ganti kapal sejak 1999. Mulai dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan terakhir bergabung dengan Partai Gerindra pada 2021.

Pemberian tanda jasa kehormatan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan setiap menjelang hari Kemerdekaan atau HUT RI, 17 Agustus. Pada HUT RI ke-76 ini, Presiden Jokowi menganugerahkan Bintang Mahaputera, Bintang Budaya Parama Dharma, dan Bintang Jasa kepada 335 orang atas jasanya. (INI)

Pos terkait