Tujuan Utama Kelompok Teroris untuk Berkuasa, Bukan Membunuh

  • Whatsapp
Teroris
Source Image : Nation.

Inisiatifnews.com – Pengamat Konflik Timur Tengah, Umelto Labetubun alias Alto Luger menyebut, bahwa tujuan utama dari kelompok teroris bukan melakukan pembunuhan kepada banyak orang.

Salah besar ketika ada pihak yang berpandangan, bahwa kelompok teroris ingin selalu perang.

Bacaan Lainnya

“Tujuan kelompok teror itu bukan membunuh orang yang sebanyak-banyaknya,” kata Alto, Jumat (20/8/2021).

Tujuan utama dari kelompok teroris sebenarnya mencari kekuasaan. Sementara aksi teror adalah hanya sebagian saja cara untuk mencapai tujuannya itu.

“Melainkan untuk berkuasa sehingga teror itu hanya salah satu alat untuk mencapai kekuasaan,” imbuhnya.

Ketika mereka tahu dan paham ada cara lain untuk merebut kekuasaan selain melakukan serangan fisik seperti perang, maka ia akan mengambil cara itu.

“Jadi, jika kekuasaan bisa diraih dengan cara-cara non-teror, kenapa harus memakai teror?,” jelasnya.

Salah satu langkah politik yang diambil oleh kelompok teroris adalah berafiliasi dengan barisan kelompok yang ingin mendirikan perspektif yang sama, salah satunya adalah memperjuangkan sistem pemerintahan yang mereka dambakan.

“Jika bisa gabung dengan partai politik yang menolak Pancasila sebagai asas tunggal, kenapa harus membangun sel-sel istisyahid?. Jika bisa dengan gampang mengeksploitasi psikologis ummat dengan memakai kotak amal, kenapa harus melakukan fa’i?,” terangnya.

Hal ini dikatakan Alto menyusul statemen dari Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri, Kombes Pol Aswin Siregar.

Dalam statemennya, kelompok teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI) memiliki ruang gerak yang pintar. Yakni berbaur dengan masyarakat sehingga membuat mereka berkesempatan untuk berkamuflase dan sulit terlacak.

Ditambah lagi kata Kombes Pol Aswin, bahwa kelompok JI ini sampai masuk ke barisan politik untuk melancarkan pencapaian tujuannya.

“JI sangat lihat menyesuaikan dengan kondisi keadaan yang ada. Mungkin ikut berpolitik juga dan membaur dengan masyarakat,” terang Kombes Pol Aswin.

Pos terkait