Dialog Bareng Menko Polhukam Mahfud MD

Tokoh Masyarakat dan Agama Papua Antusias Sambut PON XX

  • Whatsapp
mahfud md
Menko Polhukam, Prof Mohammad Mahfud MD.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan akademisi Papua menyuarakan kebanggaan rakyat Papua karena dipercaya oleh pemerintah menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI pada bulan Oktober mendatang.

Menurut mereka, suksesnya PON adalah harga diri bagi rakyat Papua sekaligus kepercayaan Tuhan melalui pemerintah kepada rakyat Papua yang harus dijaga baik.

Bacaan Lainnya

Demikian disampaikan para toloh Papua saat berdialog dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, membahas persiapan pelaksaanan PON dan Peparnas yang berlangsung secara daring pada Selasa (7/9).

Ketua Persatuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Pendeta MPA Maury menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan berharap PON bisa berlangsung aman dan sukses.

“Mari kita rukun-rukun saja karena suksesnya PON ini harga diri bagi rakyat Papua, ini kepercayaan Tuhan melalui pemerintah kepada rakyat Papua yang harus dijaga baik,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Pendeta Hiskia Rollo dari PGI Papua menyemangati agar atlet dan official dapat datang dengan nyaman.

“Mari datang ke Papua, seperti datang ke rumah sendiri, dan bersukacita di tanah Papua yang damai,” kata Pendeta Hiskia.

Dalam kesempatan yang sama, Pastor Petrus Suwarjono dari Biak secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi, karena telah mempercayakan kepada Papua sebagai tuan rumah PON dan Peparnas.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi, ini adalah bukti Presiden memberi perhatian dan rakyat Papua bangga akan perhatian ini. Kami bangga Presiden sudah memberi kepercayaan,” ujarnya.

Pendeta Joop Suebu dari Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Jayapura (PGGJ) Kabupaten Jayapura menegaskan bahwa seluruh warga gereja-gereja mendukung agar acara ini sukses. Mereka bangga Presiden akan hadir membuka PON.

“Papua adalah surga kecil yang diturunkan Tuhan ke bumi, kita harus menjamin acara berjalan aman dan menentramkan hati kita, perlu dipastikan jalan-jalan alternatif yang tersedia tidak ada penghalang agar masyakat setempat bisa hadir dengan nyaman,“ ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH. Saiful Islam Al Payagedari dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, berharap agar PON menjadi momentum kemajuam bagi Papua.

”Supaya kita maju berkembang sama dengan daerah-daerah yang lain. Jangan gamang dengan kejadian-kejadian di tempat lain, Papua Barat itu jauh, kita semua berharap agar PON berjalan lancar,” ujarnya.

Menko Polhukam, Mahfud MD menjelaskan alasan PON dan Peparnas diadakan di Papua dan di era pandemi. Menurutnya, suksesi PON XX dan Peparnas XVI juga menjadi komitmen dan perintah Presiden Joko Widodo.

“Karena kita ingin di Papua ini terjadi pesta olahraga yang mendorong kemajuan kita bersama di Papua. Presiden sendiri yang menyatakan PON ini harus sukses, antisipasi semua persoalan dan persiapan semua kebutuhan,” ujar Mahfud.

Menko Polhukam, Mahfud MD sendiri akan datang akhir pekan ini ke Papua untuk memastikan PON berjalan dengan baik, lancar, dan aman, sesuai amanat Instruksi Presiden No 4/2021.

Menko menegaskan, bahwa ajang PON ini diharapkan bisa menjadi trigger kemajuan daerah.

“Dengan PON, pemerintah ingin agar di Papua, negara benar-benar hadir, sebagaimana hadir di daerah-daerah dan provinsi-provinsi lain, kita maju bersama, torang bisa maju bersama” ujar Menko Mahfud sembari menyebut tagline PON dan Peparnas Papua.

Acara dialog ini dipandu oleh Deputi IV Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Armed Wijaya. Hadir dalam dialog ini perwakilan dari Kemenpora, Kementerian Agama, BNPB, Kodam Jayapura, dan Polda Papua.(*)

Pos terkait