Kubu AHY Geruduk Acara Pandiri Partai Demokrat, Uki : Kampungan

  • Whatsapp
massa AHY
Para pemuda yang dikoordinir oleh DPD Partai Demokrat Provinsi Banten untuk menggeruduk acara haul Partai Demokrat oleh para pendiri di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek “Uki” Prayudi menyayangkan aksi premanisme yang dilakukan oleh Partai Demokrat kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pasalnya, ratusan preman dikerahkan oleh Partai Demokrat untuk menggeruduk acara peringatan haul Partai Demokrat yang dilakukan oleh para pendiri partai berlambang mersi itu.

Bacaan Lainnya

Menurut Uki, cara-cara premanisme yang ditunjukkan Partai Demokrat kepemimpinan AHY adalah cara-cara yang sangat memalukan.

“Apa gak malu ya, sebuah parpol gunakan cara kampungan begini? Kampungan dengan orang kampung beda lho ya,” kata Uki, Sabtu (11/9).

Selain Uki, pengguna sosial media @__ANakKolong juga memberikan komentar pedas atas insiden penggerudukan para preman yang dibawa oleh Partai Demokrat ke Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang Selatan pada hari Jumat (10/9) petang.

“Streen Justice Partai Demorat versi Susilo Bambang Yudhoyono,” tulisnya.

Perlu diketahui, bahwa sekira pukul 18.30 WIB, ratusan pemuda berpakaian preman mendatangi Hotel JHL Solitaire yang ada di kawasan Gading Serpong. Mereka berteriak-teriak dan menerabas ke lantai 2 hotel tersebut dan mencoba mengobrak-abrik acara yang tengah digelar oleh para pendiri Partai Demokrat.

Beruntung, Kapolres Metro Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin sampai di lokasi dan berhasil membubarkan paksa para preman tersebut.

Sebelumnya, inisiator acara, Hencky Luntungan yang merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat mengaku sangat kecewa dengan aksi pelarangan yang dilakukan sejumlah orang yang mengatasnamakan diri simpatisan Partai Demokrat tersebut.

Padahal kata Hencky, ia hanya ingin merayakan HUT Partai Demokrat ke 20 tahun, di mana ia ikut dalam proses berdirinya partai yang kini dikuasai oleh keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

“Orangtua bikin haul masak gak boleh, karena barang ini kan kita yang bikin sementara kami tidak ada di dalam partai tapi kami masih hidup,” kata Hencky kepada wartawan saat ditemui di bilangan Serpong, Tangerang, Jumat (10/9).

Hencky menyatakan bahwa agenda haul Partai Demokrat yang digelarnya itu sama sekali tidak bertujuan untuk merusak partai yang saat ini dipimpin oleh AHY tersebut. Bahkan, ia sangat senang jika partai berlambang mersi ini menjadi besar dan mendapatkan sambutan hangat dari negara.

Namun ketika acara haul dan perayaan HUT Partai Demokrat ini dilarang-larang, ia pun merasa sangat aneh.

“Acara ini adalah haul dari kami para pendiri untuk berkumpul dan reuni dalam kerangka merayakan rasa kebanggaan kami partai ini mampu giring dua kali seseorang jadi Presiden. Boleh toh kami bersenang-senang merasa bangga apa yang telah dijalankan partai selama ini. Persoalan stag atau turun itu persoalan adik-adik, bukan persoalan kami para pendiri,” pungkasnya.

Pos terkait