Seruan Bubarkan Densus 88, PB SEMMI : Mereka Tidak Pro Pancasila

  • Whatsapp
bintang wahyu saputra
Bintang Wahyu Saputra.

Jakarta, Inisiatifnews.com – Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra mengatakan, bahwa siapapun yang menginginkan lembaga pemberantas terorisme adalah mereka yang perlu dipertanyakan ideologi Pancasilanya.

“Ketika mantan napiter teriak agar BNPT dibubarkan, saat Fadli Zon meminta agar Densus 88 dibubarkan, di saat itu kita dapat mengambil kesimpulan bahwasanya mereka tidak pro Pancasila,” kata Bintang dalam keterangannya yang diterima Inisiatifnews.com, Kamis (14/10).

Bacaan Lainnya

Bintang menyebut bahwa Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa Indonesia sangat tidak sependapat dengan perilaku teror dan paham terorisme. Karena tindakan teror sangat menciderai unsur kemanusiaan yang beradab, sementara Pancasila di sila keduanya menyebut bahwa Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

“Logikanya sederhana, Pancasila merupakan ideologi yang antiteror, dan BNPT serta Densus 88 adalah lembaga yang berwenang untuk memberantas aksi teror,” ujarnya.

Jadi jika ada kelompok atau individu yang meminta agar lembaga pemberantas terorisme ini dibubarkan, maka Pancasilanya pun perlu dipertanyakan kembali.

“Sekarang saatnya kita sudahi polemik ini. Kita sudahi petisi pembubaran BNPT, kita akhiri wacana pembubaran Densus 88. Justru yang harus kita lakukan adalah memperkuat,” serunya.

Bagi Bintang, jika memang semua bangsa Indonesia memiliki semangat yang kuat untuk memastikan terorisme tidak bisa tumbuh subur dan bersikap biadab di Indonesia, maka tiga komponen harus diperkuat.

“Perkuat Pancasila, perkuat BNPT, perkuat Densus 88 sebagai ikhtiar kita melawan terorisme,” pungkasnya.

Pos terkait